Bawaslu Siap Selidiki Kecurangan Pilpres via Pos dan Drop Box

Laban Laisila

Senin, 14 Juli 2014 | 10:10 WIB
Bawaslu Siap Selidiki Kecurangan Pilpres via Pos dan Drop Box
Surat suara pemilu presiden 9 Juli 2014. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan melakukan penyelidikan terkait dugaan kecurangan proses pencoblosan dan penghitungan suara via drop box saat Pilres di Malaysia, selama ada loporan kecurangan.

Hingga kini menurut Anggota Bawaslu Nelson Simanjuntak yang dihubungi suara.com, Senin (14/7/2014), mengatakan belum ada satupun laporan yang berkaitan dengan proses Pilpres melalui dua fasilitas tadi kepada Bawaslu.

“Belum di Pilpres, belum medapat laporannya. Akan kiat cek dulu, kami pasti melakukan ikut menyelidiki apakah ada kecurangan,” tegas Nelson.

Nelson yang ikut memantau pelaksaan pemungutan suara di TPS Kuala Lumpur mengungkapkan, tidak menemukan adanya kecurangan khusus di TPS Malaysia.

Dia masih menunggu laporan dari Migrant Care yang mencurigai ada upaya penggelembuangan suara dan mobilisasi suara yang dikirimkan lewat drop box ke pusat kegiatan warga Indonesia di beberapa negara bagian Malaysia.

Nelson juga belum bisa memastikan apakah dugaan kecurangan itu terjadi pada penyelengara pemilu.

“Apakah pada penghitungan atau di PPLN, atau pada saat pengiriman dan pencoblosan,” katanya lagi.

Seperti dilaporkan kemarin, Minggu (13/7/2014), Anggota tim Jokowi-JK, Eva Kusuma Sundari, mencurigai perubahan penghitungan suara di sejumlah negara seperti di Malaysia, Hongkong dan Arab Saudi, dimana pasangan Jokowi-JK unggul telak.

Perubahan penghitungan suara terjadi setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) memasukkan hasil penghitungan suara dari pos dan drop box.

“Kejanggalan mencolok terjadi di Malaysia. Beda dengan peraturan di Singapura yang mengharuskan KBRI mempunyai semua alamat BMI (buruh migran). Maka di Malaysia manajemen BMI sepenuhnya di tangan agen,” tulis Eva.

Dia juga menyetujui dugaan pengelembungan suara bisa terjadi dengan adanya pemungutan suara lewat dua fasilitas itu, seperti yang diungkapkan Migrant Care.

“Demikian juga terkait jumlahnya yang semula direncanakan 20 ribu, berlipat menjadi 40 ribu. Sehingga pantas Migrant Care menduga ada penggelembungan suara sebesar 22 ribu,” seru Eva lagi.

Migrant Care bahkan menyebut dugaan surat suara yang dikirimkan melalui drop box ada yang ditujukan ke kantor partai pendukung salah satu pasangan kandidat capres cawapres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawaslu: Pencoblosan via "Drop Box" dan Pos Sulit Diawasi

Bawaslu: Pencoblosan via "Drop Box" dan Pos Sulit Diawasi

News | Senin, 14 Juli 2014 | 09:42 WIB

Jokowi-JK Juara di Tiga TPS Coblos Ulang DIY

Jokowi-JK Juara di Tiga TPS Coblos Ulang DIY

News | Senin, 14 Juli 2014 | 08:41 WIB

 Sultan Minta Timses Capres Jaga Kondusivitas

Sultan Minta Timses Capres Jaga Kondusivitas

News | Senin, 14 Juli 2014 | 05:59 WIB

Selama Pemilu 2014, 11 Media Televisi Langgar Aturan

Selama Pemilu 2014, 11 Media Televisi Langgar Aturan

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 22:53 WIB

Dianggap Tidak Tegas, Kemenkominfo dan KPI Akan Digugat

Dianggap Tidak Tegas, Kemenkominfo dan KPI Akan Digugat

News | Minggu, 13 Juli 2014 | 19:32 WIB

Terkini

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:03 WIB

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

John Herdman Sebut Timnas Indonesia Belum Tampilkan Skuad Terbaiknya, Bagaimana Lawan Malaysia?

John Herdman Sebut Timnas Indonesia Belum Tampilkan Skuad Terbaiknya, Bagaimana Lawan Malaysia?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 12:57 WIB

Mengupas Sisi Lain Dewi Ayu di 'Cantik Itu Luka': Pelacur yang Menolak Tunduk pada Takdir

Mengupas Sisi Lain Dewi Ayu di 'Cantik Itu Luka': Pelacur yang Menolak Tunduk pada Takdir

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:51 WIB

Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah

Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:50 WIB

Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka

Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka

Sumbar | Senin, 28 September 2026 | 12:48 WIB

Temuan Kamar Mewah Ala Apartemen di Lapas Cibinong, Ombudsman Beberkan Misteri Sosok Penghuninya

Temuan Kamar Mewah Ala Apartemen di Lapas Cibinong, Ombudsman Beberkan Misteri Sosok Penghuninya

Video | Senin, 28 September 2026 | 12:47 WIB

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, KPK Siap Terlibat jika Ada Indikasi Tipikor

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, KPK Siap Terlibat jika Ada Indikasi Tipikor

News | Senin, 28 September 2026 | 12:46 WIB

Pergoki Pencuri Masuk Rumah, Telinga Nenek Maryati di Jaktim Robek Digigit Pelaku

Pergoki Pencuri Masuk Rumah, Telinga Nenek Maryati di Jaktim Robek Digigit Pelaku

News | Senin, 28 September 2026 | 12:44 WIB

×