SBY Desak Israel dan Hamas Untuk Hentikan Kekerasan

Ruben Setiawan

Kamis, 31 Juli 2014 | 15:32 WIB
SBY Desak Israel dan Hamas Untuk Hentikan Kekerasan
Presiden SBY. [Rumgapres/Abror]

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyerukan kepada pemimpin Israel dan Hamas untuk segera menghentikan kekerasan yang merenggut ribuan korban jiwa rakyat Palestina. Seruan itu disampaikan Presiden lewat surat terbuka yang dimuat di laman Facebook-nya hari Kamis (31/7/2014).

"Saya harus meneriakkan seruan moral kepada seluruh bangsa di dunia, utamanya para pemimpin dunia, dan utamanya lagi kepada pemimpin Israel dan Hamas, untuk segera menghentikan kekerasan dan tragedi di kawasan itu," kata SBY dalam surat terbuka yang versi Bahasa Inggrisnya dimuat di harian Strait Times edisi 31 Juli 2014 itu.

Tak hanya kepada Israel dan Hamas yang bertikai. SBY juga mengajak pemimpin dunia segera memaksakan gencatan senjata dan menyudahi serangan-serangan yang tidak berperikemanusiaan.

"Dengan seruan ini saya berharap para pemimpin dunia segera mengambil tanggung jawab bersama dan benar-benar bisa melakukan atau "memaksakan" gencatan senjata dan mengakhiri operasi-operasi militer yang nampaknya makin tidak pandang bulu," lanjut Presiden.

SBY mendesak agar gencatan senjata dilakukan secepatnya.

"Gencatan senjata itu mesti dilaksanakan sekarang. Bukan besok, apalagi lusa. Dengan gencatan senjata, berarti serangan Israel melalui udara, laut dan darat harus segera dihentikan. Demikian pula tembakan-tembakan roket dari pihak Hamas mesti diakhiri, agar aksi balas membalas atau siklus kekerasan tidak terus berlanjut," kata Presiden.

Seperti diberitakan sebelumnya, Israel belum juga menghentikan serangan darat, laut dan udaranya ke Jalur Gaza. Sejak 8 Juli hingga hari ini, Kamis (31/7/2014), serbuan Israel itu telah menewaskan 1.361 orang. Sementara di pihak Israel sendiri, serangan roket dan perlawanan pejuang Palestina telah menelan korban 56 tentara Israel dan 3 warga sipil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Bolivia Sebut Israel sebagai Negara Teroris

Presiden Bolivia Sebut Israel sebagai Negara Teroris

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 13:48 WIB

Jumlah Korban Keganasan Israel Mencapai 1.361 Orang

Jumlah Korban Keganasan Israel Mencapai 1.361 Orang

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 10:50 WIB

AS Kutuk Pengeboman ke Sekolah PBB di Gaza

AS Kutuk Pengeboman ke Sekolah PBB di Gaza

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 07:46 WIB

Penelope Cruz Dukung Palestina

Penelope Cruz Dukung Palestina

Entertainment | Kamis, 31 Juli 2014 | 07:41 WIB

Pembangkit Listrik Hancur, Gaza Gelap Gulita

Pembangkit Listrik Hancur, Gaza Gelap Gulita

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 07:26 WIB

Terkini

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB