Komnas HAM: Penggunaan DPKTb Sudah Sesuai

Achmad Sakirin

Rabu, 20 Agustus 2014 | 20:56 WIB
Komnas HAM: Penggunaan DPKTb Sudah Sesuai
Sidang perkara perselisihan Hasil Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, (11/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menjelang keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan pandangannya terkait Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) sudah sesuai.

Hal itu dikatakan Kordinator tim Pemilu 2014 Komnas HAM Manager Nasution, dalam rilisnya yang diterima suara.com, Jakarta, Rabu (20/8/2014). Bila tidak ada DPKTb, malah menurutnya, hal itu merupakan pelanggaran HAM.

"Komnas HAM sejak menjelang pelaksanaan Pemilu 2014 telah meminta KPU, Bawaslu dan DKPP untuk mengakomodasi sejumlah besar warga negara yang tidak masuk dalam Daftar Pemilu Tetap (DPT). Jika hak politik warga negara tersebut diabaikan, akan lahir pelanggaran HAM," kata Manager.

Sebelumnya, Komnas HAM juga menyampaikan pandangan terkait adanya gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 yang tengah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Salah satu dalilnya adalah penggunaan noken yang dianggap tidak sesuai dengan parameter HAM internasional dalam penyelenggaraan pemilu. MK pun menjadwalkan akan memberikan putusan atas gugatan ini, besok, Kamis 21 Agustus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM: Sistem Noken Melanggar Prinsip HAM

Komnas HAM: Sistem Noken Melanggar Prinsip HAM

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 19:50 WIB

Ini Dia Orang-orang di Balik Sidang Mahkamah Konstitusi

Ini Dia Orang-orang di Balik Sidang Mahkamah Konstitusi

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 18:56 WIB

Tim Hukum Jokowi Hargai Rencana Kubu Prabowo Usai Putusan MK

Tim Hukum Jokowi Hargai Rencana Kubu Prabowo Usai Putusan MK

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 17:40 WIB

30 Ribu Personil TNI Ikut Amankan Sidang MK

30 Ribu Personil TNI Ikut Amankan Sidang MK

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 17:31 WIB

Usai Keputusan MK, SBY Akan Sampaikan Pidato

Usai Keputusan MK, SBY Akan Sampaikan Pidato

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 17:24 WIB

Di MK, Ada Ruang Khusus Hakim yang Sangat Steril

Di MK, Ada Ruang Khusus Hakim yang Sangat Steril

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 16:34 WIB

Kalau Prabowo Kalah di MK, Timses Pecahkan Gelas di Rumah

Kalau Prabowo Kalah di MK, Timses Pecahkan Gelas di Rumah

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 16:15 WIB

Terkini

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×