Jalan Ditutup, Satu Kementerian Terpaksa Diliburkan

Laban Laisila

Kamis, 21 Agustus 2014 | 11:19 WIB
Jalan Ditutup, Satu Kementerian Terpaksa Diliburkan
Aparat Kepolisian berjaga di depan gedung Mahkamah Konstitusi RI Jakarta, Rabu (20/8). Menjelang diumumkannya hasil keputusan MK terkait sengketa pilpres 2014 Ibu Kta DKI Jakarta berstatus siaga 1. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Jelang putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (21/8/2014), Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, disterilkan kepolisian. Sterilisasi ini berimbas juga kepada aktivitas kantor kementerian yang berada di dekat MK.

Seperti kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang berada di selatan Gedung MK, kantor ini harus diliburkan akibat adanya peristiwa ini.

"Iya ini mau pulang, PPPA diliburkan, tidak tahu kalau kementerian lain," kata PNS Kementerian PPPA Ratna yang meninggalkan kantornya pukul 10.30 WIB.

Namun, kementerian lain yang bertetangga dengan MK, tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Seperti Kementerian Pembangunan Desa Tertingga (PDT) yang juga berada tepat samping gedung MK, tetap beraktivitas.

"Tetap masuk. Hanya saja memang sepi kendaraan parkir, karena dipakai untuk parkir pengamanan. Selain itu, para pekerjanya juga kebanyakan naik angkot," tutur Santo, sekuriti PDT.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga tidak terkendala adanya sterilisasi di kawasan Jalan Merdeka Barat. Salah satu PNS-nya, Mira mengatakan kinerja Kemenhub tetap bisa berjalan dengan baik.

Dia pun sudah terbiasa dengan suasana seperti ini, karena mewajarkan keberadaan kantornya yang ada di ring-1.

"Tetap masuk seperti biasa. Meskipun steril kan ada jemputan, nggak ada masalah. Pintu masuknya lewat Jalan Abdul Muis," tuturnya.

Untuk diketahui, MK hari ini akan membacakan putusan PHPU sekira pukul 14.00 WIB. Sejak pagi tadi, kepolisian sudah mensterilkan akses Gedung MK di Jalan Merdeka Barat. PHPU ini diajukan oleh kubu Prabowo-Hatta yang meminta KPU membatalkan keputusan hasil penghitungan suara Pilpres karena dianggap banyak masalah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Prabowo Yakin Ada Pelanggaran Etik

Tim Prabowo Yakin Ada Pelanggaran Etik

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 11:13 WIB

Warga dan Karyawan di Thamrin Tak Khawatir Ada Kerusuhan

Warga dan Karyawan di Thamrin Tak Khawatir Ada Kerusuhan

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 10:59 WIB

Barracuda dan Water Cannon Bersiaga di Kantor Jokowi

Barracuda dan Water Cannon Bersiaga di Kantor Jokowi

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 10:58 WIB

Jokowi-JK Nonton Putusan MK di Balai Kota dan Rumah

Jokowi-JK Nonton Putusan MK di Balai Kota dan Rumah

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 10:39 WIB

Terkini

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:14 WIB

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:13 WIB

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:02 WIB

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:53 WIB

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:34 WIB

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:27 WIB