Transjakarta Belum Setahun Terbakar, Ahok: Jangan-jangan KW5

Laban Laisila

Kamis, 28 Agustus 2014 | 14:16 WIB
Transjakarta Belum Setahun Terbakar, Ahok: Jangan-jangan KW5
Bus Transjakarta terbakar di Halte Masjid Agung, Jakarta Selatan (suara.com/Siswanto)

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengatakan, bus Transjakarta yang meledak di Al-Azhar tadi pagi adalah bus yang pengadaannya dilakukan tahun lalu.

Kata Ahok, bus yang terbakar ini didatangkan hampir bersamaan dengan kasus bus Transjakarta berkarat yang kasusnya kini ditangani Kejaksaan Agung.

"Gila barang belum setahun, makanya saya meragukan barang-barang masuk jangan-jangan KW 3, KW 5 nih," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (28/8/2014).

"Mana ada sih beli barang baru setahun sudah kebakar. Mesti diselidiki, ini barangnya apa KW-2, apa KW-5, baru setahun, dan belum setahun malah," tambah Ahok.

Dalam kasus Bus Trans Jakarta karatan, Ahok mengatakan Kejaksaan Agung sudah menetapkan adanya penggelembungan harga dalam pengadaannya.

Modusnya dengan cara membeli barang dengan harga kualitas satu namun ditukar barangnya dengan kualitas 3 atau 4. Karenanya, dia pun meminta supaya kejaksaan menyelidiki seluruh pengadaan Transjakarta dengan adanya potensi mark up tadi.

"Kan kejaksaan sudah selidiki ada potensi mark up, berarti yang dulu-dulu juga diragukan kan," tuturnya.

Ahok mengatakan, akan menyelidiki perkara pengadaan bus TransJakarta yang terbakar ini. Bila memang ada kesalahan, Pemerintah Provinsi DKI tidak segan-segan untuk melakukan gugatan.

"Kita akan selidiki. Kalau dia tidak mau perbaiki, kita bisa ajukan klaim gugat, kalau memang salah dari pabrik," ujar Ahok.

Ahok bukan meragukan bus produksi Cina, karena menurutnya barang asal negeri tirai bamboo itu bisa bersaing. Yang Ahok sesalkan adalah adanya permainan mutu dalam pengadaan bus.

"Banyak yang canggih, HP kita juga banyak yang Cina, tetapi juga banyak pemain pemasok kita kurang ajar, dia sengaja pesen barang mungkin mutunya jelek, makanya terjadi karatan kan. Makanya saya nggak tahu Yutong itu bagian dari itu nggak," terang Ahok.

Juru bicara Badan Layanan Umum Transjakarta, Sri Ulina Pinem, mengatakan bus naas tersebut merupakan pabrikan Cina dengan merek Yutong.

Bus itu diproduksi tahun 2013 dan baru dioperasikan mulai 22 Januari 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Transjakarta yang Terbakar Ternyata Baru Dioperasikan Delapan Bulan

Transjakarta yang Terbakar Ternyata Baru Dioperasikan Delapan Bulan

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 13:41 WIB

Polisi Menduga Transjakarta Terbakar karena Arus Pendek Listrik

Polisi Menduga Transjakarta Terbakar karena Arus Pendek Listrik

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 13:27 WIB

Jokowi Usut Bus Transjakarta yang Terbakar di Halte Masjid Agung

Jokowi Usut Bus Transjakarta yang Terbakar di Halte Masjid Agung

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 13:08 WIB

Bus Transjakarta yang Terbakar Pabrikan Cina

Bus Transjakarta yang Terbakar Pabrikan Cina

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 11:04 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×