Saban Tahun, 20.000 TKI Dideportasi dari Malaysia

Ardi Mandiri

Sabtu, 30 Agustus 2014 | 15:58 WIB
 Saban Tahun, 20.000 TKI Dideportasi dari Malaysia
Ratusan TKI deportasi dari Malaysia, di Wisma Transito Tanjungpinang, Kepri. (Antara/Henky Mohari)

Suara.com - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), mencatat, tiap tahunnya Pemerintah Malaysia memulangkan sekitar 20.000 TKI bermasalah ke Indonesia.

"Tiap tahun, 20.000 TKI dideportasi dari Malaysia, menyedihkan. Rata-rata dalam sepekan 300-an orang dipulangkan," kata Kepala BNP2TKI Gatot Abdullah Mansyur di Batam Kepulauan Riau, Sabtu (30/8/2014).

Puluhan ribu orang TKI yang dipulangkan itu tersangkut masalah hukum karena melakukan berbagai pelangaran di Negara Jiran. Di antaranya bahkan ada anak-anak yang dilahirkan TKI bermasalah di Malaysia.

Kebanyakan, pemulangan TKI dilakukan melalui Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Dari Tanjungpinang, seluruh TKI yang dipulangkan itu diantar ke daerah asal masing-masing, di bawah koordinasi Dinas Sosial di daerah.

"Pemulangan terkonsentrasi di Tanjungpinang," kata dia usai melakukan inspeksi mendadak dan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Batam.

Ia mengatakan pemerintah serius menangani masalah TKI, salah satu buktinya adalah urusan TKI di bawah koordinasi 17 kementerian dan lembaga.

"Ini masalah krusial, menyangkut perlindungan TKI" kata dia.

BNP2TKI telah melakukan serangkaian sidak dan sudah mengantongi seluruh permasalahan TKI di perbatasan, khususnya di Batam dan Tanjungpinang Kepri.

"Kami sudah tahu semua, Batam ini pintu masuk ilegal terbesar. Ini harus diakhiri," kata dia.

Selain Malaysia, BNP2TKI juga memetakan masalah TKI ilegal di negara-negara Timur Tengah.

Menurut dia, pemicu banyaknya TKI ilegal di Timur Tengah adalah penyalahgunaan visa dan mudahnya pengalihan visa kunjungan menjadi visa lainnya.

Dari beberapa negara di Timur Tengah, baru Arab Saudi yang dianggap tegas mengawasi penggunaan dan penyalahgunaan visa.

"Kalau visa umroh atau haji, tidak bisa digunakan untuk yang lain, mereka ketat," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tipu WNI, Polisi Perempuan Malaysia Cuma Didenda

Tipu WNI, Polisi Perempuan Malaysia Cuma Didenda

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 09:32 WIB

Daulah Islam Rencanakan Bom Malaysia

Daulah Islam Rencanakan Bom Malaysia

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 03:57 WIB

Polisi Malaysia Klaim Ungkap Rencana Pengeboman Pengikut ISIS

Polisi Malaysia Klaim Ungkap Rencana Pengeboman Pengikut ISIS

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 18:38 WIB

 BNP2TKI Waspadai Ebola di Kalangan TKI

BNP2TKI Waspadai Ebola di Kalangan TKI

Health | Selasa, 19 Agustus 2014 | 05:29 WIB

"Like" Israel di Facebook, Pelajar Malaysia Diperiksa Polisi

"Like" Israel di Facebook, Pelajar Malaysia Diperiksa Polisi

Tekno | Sabtu, 16 Agustus 2014 | 06:24 WIB

Menakertrans: BNP2TKI Tidak Akan Dibubarkan

Menakertrans: BNP2TKI Tidak Akan Dibubarkan

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2014 | 14:18 WIB

 KPK Diminta Hukum Berat Pemeras TKI

KPK Diminta Hukum Berat Pemeras TKI

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 05:27 WIB

APJATI: Pungli Biaya TKI Bisa Sampai 18 Triliun

APJATI: Pungli Biaya TKI Bisa Sampai 18 Triliun

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 18:54 WIB

APJATI Dukung Pemeras TKI Dihukum Berat

APJATI Dukung Pemeras TKI Dihukum Berat

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 17:44 WIB

Migrant Care Ungkap 10 Titik Rawan Pemerasan TKI

Migrant Care Ungkap 10 Titik Rawan Pemerasan TKI

News | Rabu, 06 Agustus 2014 | 20:52 WIB

Terkini

MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:43 WIB

Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan

Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:35 WIB

Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan

Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:24 WIB

Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan

Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:16 WIB

Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI

Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:07 WIB

Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta

Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:57 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:20 WIB

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:44 WIB

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:24 WIB