Presiden Berharap Konsultasi Antara Pemerintah dan Tim Transisi Diperjelas

Achmad Sakirin

Jum'at, 05 September 2014 | 15:53 WIB
Presiden Berharap Konsultasi Antara Pemerintah dan Tim Transisi Diperjelas
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan presiden terpilih Joko Widodo. [Rumgapres/Abror]

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan komunikasi dan konsultasi antara Pemerintah dan Tim Transisi Presiden Terpilih Joko Widodo diperjelas, sehingga tidak terjadi kebingungan di antara pejabat pemerintahan saat ini.

"Hal ini kupandang perlu karena pengertiannya belum sama, dengan anggota tim Pak Jokowi, sehingga saya kerap mendapatkan pertanyaan dari para menteri dan pejabat pemerintahan yang lain menyangkut apa yang mesti dilakukan," kata Presiden Yudhoyono, saat membuka sidang kabinet paripurna di Kantornya, Jakarta, Jumat (5/9/2014).

Presiden secara khusus mengangendakan hal itu menjadi isu yang dibahas dalam dalam sidang kabinet paripurna siang itu.

Presiden dalam kesempatan itu, di dampingi Wakil Presiden Boediono dan para anggota Kabinet Indonesia Bersatu II. Menteri ESDM Jero Wacik tidak hadir dalam rapat tersebut, meski sempat terlihat papan namanya di salah satu meja kabinet sebelum diambil petugas.

Presiden Yudhoyono pada kesempatan itu menunjuk tiga menteri koordinator dan menteri sekretaris negara guna mengatur komunikasi dan konsultasi, sehingga dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Selain itu, dirinya dan Wakil Presiden Boediono juga dapat melakukan supervisi transisi tersebut.

Presiden juga meminta agar Jokowi memberikan nama-nama tim yang akan berhubungan dengan pemerintah, sehingga lebih tertib dan jelas dalam pelaksanaan komunikasi dan konsultasi. Sehingga konsultasi dan komunikasi berlangsung secara teroganisir dan tidak dilakukan secara sendiri-sendiri.

"Saya beberapa saat lalu mendapatkan pesan dari sms bukan hanya jajaran pemerintah atau kabinet tapi di luar, Pak kami diundang oleh tim ABCD, saya bilang kalau itu mungkin tidak tepat karena kalau mengundang membahas yang masih menjadi tanggung jawab pemerintah sekarang ini, tanggung jawab saya ya kurang tepat," kata Presiden.

Presiden dalam kesempatan itu juga mengingatkan, sesuai konstitusi UUD 1945, saat ini masih merupakan pemerintahan SBY-Boediono yang berada di bawah tanggungjawabnya, hingga presiden terpilih disumpah pada 20 Oktober 2014 nanti.

"Saya ingin luruskan anggapan bahwa sekarang ini boleh dikatakan adalah pemerintahan bersama itu tidak ada. Pemerintah sekarang adalah pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu II hasil pilpres 2009," tuturnya.

Untuk itu, Presiden Yudhoyono mengharapkan agar dalam komunikasi dan konsultasi bukanlah untuk mengkritisi kebijakan pemerintah yang telah dilakukan, namun untuk memaparkan apa saja yang telah dilakukan oleh pemerinath dan kebijakan yang telah dibuatnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Kabinet Jokowi Harus Bebas dari Kepentingan Parpol

Pengamat: Kabinet Jokowi Harus Bebas dari Kepentingan Parpol

News | Jum'at, 05 September 2014 | 15:37 WIB

Presiden SBY Titip Proyek kepada Jokowi

Presiden SBY Titip Proyek kepada Jokowi

News | Jum'at, 05 September 2014 | 13:01 WIB

Terima Usulan 42 Nama Calon Menteri, Begini Reaksi Jokowi

Terima Usulan 42 Nama Calon Menteri, Begini Reaksi Jokowi

News | Kamis, 04 September 2014 | 17:27 WIB

Tiga Cara Jokowi Cegah  Kasus Jero Wacik Terulang di Kabinet Baru

Tiga Cara Jokowi Cegah Kasus Jero Wacik Terulang di Kabinet Baru

News | Kamis, 04 September 2014 | 17:16 WIB

Ditanya Posisi Menag, Hasto: Pak Jokowi Sedang Cari Sosok yang Kredibel

Ditanya Posisi Menag, Hasto: Pak Jokowi Sedang Cari Sosok yang Kredibel

News | Kamis, 04 September 2014 | 17:14 WIB

Hasto: Kantong Jokowi Cuma Satu

Hasto: Kantong Jokowi Cuma Satu

News | Kamis, 04 September 2014 | 16:38 WIB

Panglima TNI Berharap Pemerintahan Jokowi - JK Tingkatkan Anggaran TNI

Panglima TNI Berharap Pemerintahan Jokowi - JK Tingkatkan Anggaran TNI

News | Kamis, 04 September 2014 | 16:37 WIB

Terkini

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB