Pentagon Klaim Tewaskan Pemimpin Kelompok Al Shabaab

Liberty Jemadu

Sabtu, 06 September 2014 | 01:24 WIB
Pentagon Klaim Tewaskan Pemimpin Kelompok Al Shabaab
Anggota kelompok Al Shabaab di Mogadishu, Somalia (Reuters/Feisal Omar).

Suara.com - Departemen Pertahanan Amerika Serikat, pada Jumat (5/9/2014), mengklaim telah menewaskan Ahmed Godane, pemimpin kelompok militan Somalia, Al Shabaab, pekan ini.

"Kami memastikan bahwa Ahmed Godane, salah satu pendiri Al Shabaab, telah terbunuh," kata Laksamana John Kirby, sekretaris pers Pentagon, dalam sebuah pernyataan.

Godane adalah pendiri dan pemimpin Al Shabaab, kelompok yang bertanggung jawab atas pemboman dan pembunuhan warga sipil di Somalia dan negara sekitarnya.

Salah satu serangan paling mematikan Al Shabaab terjadi pada September 2013 dan menimpa pusat perbelanjaan West Mall di Nairobi, Kenya. Sebanyak 39 warga sipil tewas dalam serangan itu.

Segera setelah serangan itu dilancarkan, Godane secara terbuka mengaku bertangung jawab. Ia mengatakan itu adalah aksi balas dendam atas keterlibatan Kenya dan Barat di Somalia. Serangan itu, kata Godane, juga untuk mengenang serangan 11 September 2011 yang dilancarkan Al Qaeda ke New York, AS.

Tewasnya Godane, menurut beberapa analis, sangat melemahkan Al Shabaab yang tidak punya sosok pemimpin dengan kemampuan setara Godane. Kematian Godane diyakini akan memecah persatuan kelompok yang mulai tampil delapan tahun silam.

"Yang akan terjadi adalah perebutan kekuasaan," kata Abdi Ayante, direktur lembaga Heritage Institute for Policy Studies, yang berbasis di Mogadishu, ibu kota Somalia.

Menurut Ayante perebutan kekuasaan di internal kelompok itu bisa berujung pada perpecahan, karena tidak ada lagi sosok yang berpengalaman dan kejam seperti Godane.

Militer AS diketahui menggelar serangan udara untuk menyasar Godane di Somalia pada Senin (1/9/2014). Tetapi Pentagon baru mengabarkan kematiannya pada Jumat, karena beralasan masih menunggu hasil pemboman tersebut.

Sementara Gedung Putih, melalui juru bicara Josh Earnest, mengatakan operasi pembunuhan Godane, merupakan hasil kerja keras militer, intelijen, dan penegak hukum selama bertahun-tahun.

Kementerian Luar Negeri AS memasukkan Al Shabaab dalam daftar organisasi teroris pada 2008. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PBB: Satu Juta Warga Somalia Terancam Kelaparan

PBB: Satu Juta Warga Somalia Terancam Kelaparan

News | Rabu, 03 September 2014 | 00:42 WIB

Rudal Hipersonik AS Meledak Empat Detik Setelah Melucur

Rudal Hipersonik AS Meledak Empat Detik Setelah Melucur

Tekno | Selasa, 26 Agustus 2014 | 16:40 WIB

10 Kota Paling Berbahaya di Dunia

10 Kota Paling Berbahaya di Dunia

News | Senin, 05 Mei 2014 | 03:40 WIB

Istana Presiden Somalia Diserbu, 17 Tewas

Istana Presiden Somalia Diserbu, 17 Tewas

News | Sabtu, 22 Februari 2014 | 06:02 WIB

Terkini

Bikin Kaget Fans, Kim Yong Ji Nikahi Pria Jepang dan Nantikan Anak Pertama

Bikin Kaget Fans, Kim Yong Ji Nikahi Pria Jepang dan Nantikan Anak Pertama

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Rektor IPB Alim Setiawan Santer Dikabarkan Jadi Wamentan?

Rektor IPB Alim Setiawan Santer Dikabarkan Jadi Wamentan?

Bogor | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Tangis Tengah Malam di Balik Tembok: Bayi Merah Ditemukan Menggigil di Tanah Tanpa Sehelai Benang

Tangis Tengah Malam di Balik Tembok: Bayi Merah Ditemukan Menggigil di Tanah Tanpa Sehelai Benang

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:59 WIB

BNPB Buka Suara soal Isu Pergantian Pimpinan Usai OTT KPK: Belum Ada Info Resmi

BNPB Buka Suara soal Isu Pergantian Pimpinan Usai OTT KPK: Belum Ada Info Resmi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:57 WIB

GIIAS Makassar 2026 Siap Hadirkan Deretan Merek Otomotif Global Terlengkap

GIIAS Makassar 2026 Siap Hadirkan Deretan Merek Otomotif Global Terlengkap

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Persib Tekuk Cong Viettel 1-0, Igor Tolic Bangga dengan Kekompakan Tim

Persib Tekuk Cong Viettel 1-0, Igor Tolic Bangga dengan Kekompakan Tim

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Ubah Wajah Kampung Ambon, Pemkot Jakbar Kaji Pembangunan Taman dan Lapangan Olahraga

Ubah Wajah Kampung Ambon, Pemkot Jakbar Kaji Pembangunan Taman dan Lapangan Olahraga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Shonen Jump+ Buka Kompetisi Manga Heroine "Cute", Hadiah Utama 500.000 Yen

Shonen Jump+ Buka Kompetisi Manga Heroine "Cute", Hadiah Utama 500.000 Yen

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Chanee Kalaweit: Pak Prabowo, Bagaimana 639 Hektare Lahan Terbakar Asapnya Selimuti Kalimantan?

Chanee Kalaweit: Pak Prabowo, Bagaimana 639 Hektare Lahan Terbakar Asapnya Selimuti Kalimantan?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:48 WIB

DJP: Sistem Pajak Tak Bertentangan dengan Prinsip Syariah

DJP: Sistem Pajak Tak Bertentangan dengan Prinsip Syariah

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:47 WIB

×