PBB: Satu Juta Warga Somalia Terancam Kelaparan

Laban Laisila Suara.Com
Rabu, 03 September 2014 | 00:42 WIB
PBB: Satu Juta Warga Somalia Terancam Kelaparan
Warga Mogadishu, Somalia, mengantri berobat. [Reuters/Feisal Omar]

Suara.com - Lebih dari satu juta orang di Somalia, yang porak-poranda akibat perang, berada dalam kondisi mendekati kekurangan pangan, kata para pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (2/9/2014).

Penilaian itu didasarkan pada data yang dihimpun PBB, tiga tahun sejak kekurangan pangan di negara Tanduk Afrika itu menewaskan lebih seperempat juta orang, sementara pertempuran terus berlangsung di daerah-daerah yang paling parah.

PBB mengatakan 1.025.000 orang dipastikan berada dalam situasi-situasi krisis atau darurat, yang artinya tinggal selangkah lagi masuk pada skala kelaparan.

Laporan gabungan itu disiarkan oleh Unit Analisis Keamanan Pangan dan Nutrisi (FSNAU) dan Jaringan Sistem Peringatann Dini Kelaparan (FEWS NET).

"Pemulihan yang bertahap dan keberhasilan yang dicapai sejak akhir kelaparan tahun 2012 sia-sia karena hujan yang tidak turun, konflik dan bantuan kemanusiaan yang terganggu dan berkurang menyebabkan situasi keamanan pangan memburuk," kata pernyataan itu.

“Lebih dari 43.000 anak-anak berada dalam risiko kamatian sangat besar akibat kelaparan, sementara satu dalam tujuh anak berusia di bawah lima tahun, sekitar 218 ribu anak, mengalami kekurangan gizi yang akut,” masih merujuk laporan itu.

Lebih dari 250.000 orng, separuh dari mereka merupakan anak-anak, meninggal akibat kekurangan pangan pada 2011 lalu.

Laporan mengenai krisis pangan di ibu kota Mogadishu menandakan semakin suramnya catatan pemerintah, setelah tuduhan-tuduhan korupsi dan serangan-serangan yang terus dilakukan gerilyawan Al Shebaab bahkan daerah-daerah yang dilindungi dengan ketat.

Shebaab, yang pernah menguasai sebagian besar daerah selatan dan tengah Somalia, diusir dari pangkalan-pangkalan mereka di Mogdishu dan kota-kota penting Somalia oleh pasukan Uni Afrika yang berkekuatan 22.000 personil.

"Jalan-jalan akses tetap dikuasai gerilyawan dan arus perdagangan sebagian besar terhambat yang berakibat harga kebutuhan pokok naik," kata pernyataan itu. (AFP/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI