Ini Alasan SBY Pilih Youtube untuk Jawab Isu Penting

Siswanto

Senin, 15 September 2014 | 10:41 WIB
Ini Alasan SBY Pilih Youtube untuk Jawab Isu Penting
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat di Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu (23/8/2014). [Antara/Prasetyo Utomo]

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memilih saluran media Youtube untuk menyampaikan pesan kepada publik, bukan tanpa alasan. Ia ingin pesannya benar-benar sampai kepada khalayak secara utuh.

Hal itu diungkapkan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok kepada Suara.com, Senin (15/9/2014).

"Jadi, melalui Youtube tidak memberikan kesempatan pada kegenitan pers. Sebab kalau melalui media atau wawancara dalam konferensi pers, kegenitan pers terkadang muncul. Kalau Youtube, kan, orang akan memahami pesan Pak SBY sendiri," kata Mubarok.

Kegenitan pers yang dimaksud Mubarok adalah bumbu-bumbu bahasa atau pemutarbalikan pesan oleh wartawan sehingga menggerus makna.

Bagi Presiden SBY, kata Mubarok, media sosial, seperti Youtube, sama kuatnya dengan efek media massa mainstream. Misalnya, pesan lewat Youtube juga cepat menjangkau publik.

"Memang tidak langsung ke rakyat kecil, karena memang politik bukan itu. Tapi, malah terseleksi," kata Mubarok.

Mubarok juga mengatakan figur SBY juga menjadi magnet tersendiri sehingga masyarakat akan selalu mengikuti pernyataan-pernyataannya lewat media apapun.

Pesan SBY yang disampaikan lewat Youtube antara lain ketika menjawab tentang ketegangan antara kubu Joko Widodo dan Prabowo Subianto, terutama setelah Pilpres 2014. Pesan tersebut diunggah akun “Suara Demokrat” dengan judul Posisi SBY dalam RUU Pilkada pada Minggu (14/9/2014).

Di akhir Agustus 2014 lalu, SBY bertemu dengan Presiden terpilih Joko Widodo di Nusa Dua, Bali. Saat itu, banyak yang berspekulasi bahwa SBY akan bersedia menaikkan harga BBM dengan imbalan Jokowi akan memberi posisi strategis di pemerintahan. Melalui video di Youtube pula, SBY menjawab berbagai spekulasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Pilih Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan

SBY Pilih Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan

News | Senin, 15 September 2014 | 09:22 WIB

SBY Jawab Isu Barter Jabatan dengan Naikkan Harga BBM

SBY Jawab Isu Barter Jabatan dengan Naikkan Harga BBM

News | Senin, 15 September 2014 | 08:26 WIB

SBY Akui Diajak Kubu Jokowi dan Prabowo Gabung

SBY Akui Diajak Kubu Jokowi dan Prabowo Gabung

News | Senin, 15 September 2014 | 07:58 WIB

SBY Tak Ingin Hubungan Jokowi-Prabowo Berakhir dengan 'Perang Bharatayudha'

SBY Tak Ingin Hubungan Jokowi-Prabowo Berakhir dengan 'Perang Bharatayudha'

News | Senin, 15 September 2014 | 07:20 WIB

Terkini

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:57 WIB

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:54 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Batam | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

News | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:51 WIB

Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut

Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:50 WIB

Siap-siap Amerika Boncos! Iran Mau Luncurkan Rudal Lagi Kalau Ini Terjadi

Siap-siap Amerika Boncos! Iran Mau Luncurkan Rudal Lagi Kalau Ini Terjadi

News | Senin, 21 September 2026 | 13:49 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor, Apa yang Dicari?

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor, Apa yang Dicari?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:46 WIB

×