SBY Jawab Isu Barter Jabatan dengan Naikkan Harga BBM

Siswanto

Senin, 15 September 2014 | 08:26 WIB
SBY Jawab Isu Barter Jabatan dengan Naikkan Harga BBM
Presiden SBY menyambut Jokowi di Nusa Dua, Bali, Rabu (27/8) [Antara/Nyoman Budhiana]

Suara.com - Di akhir Agustus 2014 lalu, Ketua Umum Partai Demokrat selaku Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Presiden terpilih Joko Widodo di Nusa Dua, Bali. Saat itu, banyak yang berspekulasi bahwa SBY akan bersedia menaikkan harga BBM dengan imbalan Jokowi akan memberi posisi strategis di pemerintahan.

Melalui video di Youtube yang diunggah akun “Suara Demokrat” dengan judul Posisi SBY dalam RUU Pilkada, pada Minggu (14/9/2014) malam, SBY menjawab berbagai spekulasi tersebut. Sambil tertawa pelan, SBY mengakui pernah mendengar spekulasi seperti itu dilontarkan oleh sejumlah pengamat dan sejumlah politisi.

"Tidak. Itu memalukan. Untuk urusan negara, urusan rakyat, masa depan, lantas kita dagang sapi. Saya tahu politik itu kompromi, politik itu take and give, politik itu juga konsensus, tapi tidak dengan seperti itu. Menawari Demokrat, eh kalau SBY mau menaikkan harga BBM, saya kasih jabatan a, b, c, d. Itu memalukan dan tidak boleh terjadi. Itu mengkhianati rakyat, demokrat tidak haus kekuasaan," kata SBY.

SBY menegaskan ia dan Demokrat sudah pernah memimpin pemerintahan selama dua periode berturut-turut. Ia mengatakan baginya dan Demokrat, saat ini saatnya berbenah dan membangun sambil memastikan pemerintahan yang akan datang menjalankan negara dengan sistem dan manajemen yang benar, rasional, serta bebas dari kepentingan yang sangat kental dari masing-masing pejabat negara.

"Itu yang akan Demokrat lihat. Dan urusan naikkan BBM, bayangkan kalau itu dibarter atau diganti dengan iming-iming jabatan, itu memalukan. Kami rasional, untuk menentukan sebuah kebijakan, jelas, mengapanya," kata SBY.

SBY menegaskan ia sangat menjaga kerhormatan dan tidak mau merendahkan diri hanya demi mendapatkan kekuasaan.

"Tidak pernah saya bisa diajak dagang sapi seperti itu. Saya juga punya kehormatan, punya pikiran yang jernih dan yang penting tidak boleh sama sekali untuk urusan yang maha penting, diminta deal, tawar menawar, diiming-imingi, kami tidak akan tergiur," kata SBY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Akui Diajak Kubu Jokowi dan Prabowo Gabung

SBY Akui Diajak Kubu Jokowi dan Prabowo Gabung

News | Senin, 15 September 2014 | 07:58 WIB

SBY Tak Ingin Hubungan Jokowi-Prabowo Berakhir dengan 'Perang Bharatayudha'

SBY Tak Ingin Hubungan Jokowi-Prabowo Berakhir dengan 'Perang Bharatayudha'

News | Senin, 15 September 2014 | 07:20 WIB

Terkini

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:21 WIB

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:18 WIB

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:17 WIB

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Health | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:15 WIB

Energi Bersih Bawa Perubahan, Desa Binaan Pertamina Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Energi Bersih Bawa Perubahan, Desa Binaan Pertamina Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:14 WIB

Mitsubishi Fuso Hadirkan Solusi Cold Chain Terintegrasi di Expo Logistik 2026

Mitsubishi Fuso Hadirkan Solusi Cold Chain Terintegrasi di Expo Logistik 2026

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 16:10 WIB

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:07 WIB

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

×