SBY Akui Diajak Kubu Jokowi dan Prabowo Gabung

Siswanto

Senin, 15 September 2014 | 07:58 WIB
SBY Akui Diajak Kubu Jokowi dan Prabowo Gabung
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) berjabat tangan dengan Presiden terpilih Joko Widodo saat mengadakan pertemuan di Nusa Dua, Bali, Rabu (27/8/2014) (Antara/Nyoman Budhiana)

Suara.com - Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan akan bergabung ke dalam Koalisi Merah Putih di luar pemerintahan. Kubu yang kalah di Pilpres 2014 itu kabarnya memberikan tawaran yang jelas dan konkrit bilamana Demokrat dan SBY mau gabung.

Tetapi kabar yang lain juga menyebutkan partai yang pernah menang dua periode tersebut akan ditarik untuk bergabung ke koalisi pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Melalui video di Youtube yang diunggah akun “Suara Demokrat” dengan judul Posisi SBY dalam RUU Pilkada, Ketua Umum Partai Demokrat itu menjawab berbagai spekulasi tersebut. Ia menegaskan partainya tidak menjadi pendukung Jokowi ataupun Prabowo, melainkan akan menjadi penyimbang.

"Ya, terus terang saya katakan, saya dan Demokrat diajak oleh kedua-duanya dengan cara yang berbeda-beda. Tapi, saya sudah katakan, Demokrat lebih baik jadi penyeimbang yang betul, tidak masuk ke kubu Pak Jokowi juga tidak masuk pula ke kubu Pak Prabowo," kata SBY.

SBY tidak ingin partainya terlibat dalam politik yang disebutnya amat keras yang akan terjadi dalam lima tahun ke depan (2014-2019).

"Seperti yang sudah saya katakan, intip mengintip, serang menyerang, hancur menghancurkan. dan itu bukan kepribadian saya, itu juga bukan kepribadian Partai Demokrat. Kami punya prinsip dan etika politik tersendiri," katanya.

Meski tidak masuk ke dalam kubu pemerintah maupun di luar pemerintah, kata SBY, partainya akan tetap berperan secara konstruktif.

"Manakala ada isu besar, apakah kebijakan, RUU, atau apapun yang menurut Demokrat baik bagi rakyat, darimana pun ide itu muncul, apakah dari kubu Pak Jokowi atau Pak Prabowo, Partai Demokrat pasti mendukung," kata SBY. "Tapi sebaliknya, bila nyata-nyata tidak realistis, tidak rasional, menyengsarakan rakyat, dengan tegas dan bahasa yang terang, kami tidak akan dukung."

Menurut SBY, sikap yang dianut Partai Demokrat merupakan hakikat kekuatan politik dalam demokrasi yang sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Tak Ingin Hubungan Jokowi-Prabowo Berakhir dengan 'Perang Bharatayudha'

SBY Tak Ingin Hubungan Jokowi-Prabowo Berakhir dengan 'Perang Bharatayudha'

News | Senin, 15 September 2014 | 07:20 WIB

SBY Didesak Tolak RUU Pilkada

SBY Didesak Tolak RUU Pilkada

News | Minggu, 14 September 2014 | 22:00 WIB

Politisi PKS: Jokowi Semestinya Tak Ragu Pakai Mobil Esemka

Politisi PKS: Jokowi Semestinya Tak Ragu Pakai Mobil Esemka

News | Jum'at, 12 September 2014 | 19:12 WIB

Arsitektur Menteri, Jokowi: Ramping, Gemuk, Atletis Itu Tergantung

Arsitektur Menteri, Jokowi: Ramping, Gemuk, Atletis Itu Tergantung

News | Jum'at, 12 September 2014 | 14:43 WIB

Terkini

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:54 WIB

×