Ikrar Sebut PPP dan PAN Kembalinya Si Anak Hilang

Achmad Sakirin

Minggu, 21 September 2014 | 18:22 WIB
Ikrar Sebut PPP dan PAN Kembalinya Si Anak Hilang
Diskusi "Pilkada dan Menjaga Demokrasi Indonesia” di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (21/9). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pengamat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Ikrar Nusa Bakti menyebut Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) ' kembalinya si anak hilang'.

Hal itu dikatakanya setelah kedua partai yang mengusung Prabowo-Hatta di pilpres itu menghadiri acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan.

"Itu disebut kembalinya si anak ilang. Kenapa demikian PAN dan PPP si anak hilang, awalnya PPP dan PAN ingin mendukung Jokowi-Jk, terus tak jadi gabung, karena persyaratan yang diajukan tidak diterima Jokowi," ucap Ikrar di Jakarta, Minggu (21/9/2014).

Selain itu, Ikrar beranggapan kedatanganya ke acara PDI Perjuangan lantaran tak ada kenyamanan di dalam koalisi permanen merah putih.

"Mereka kalau ingin bergabung dengan kelompok harus ada sebuah kenyamanan politik. Mereka merasa nyaman enggak di Koalisi Merah Putih, kan bisa saja karena faktor ini," tambah Ikrar.

Menurut Ikrar kedua parpol yang tak diterima Jokowi lantaran takut tersangkut kasus korupsi, dan meminta-minta jatah mentri.

"Termasuk (minta) jatah menteri. Takut akan ada partai politik yang digunankan dari dana tidak halal, misal dari migas, kasus Jero Wacik jadi tersangka," kata Ikrar.

Ikrar juga menduga, kehadiran Plt Ketua Umum PPP Emron Pangkapi dan dua elit PAN Drajad Wibowo dan Tjatur Sapto Edy bukan hanya tujuan utama untuk silaturahmi biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Jadi Ketum PDIP, JK : Bu Mega Tetap Dicintai Pengurus

Megawati Jadi Ketum PDIP, JK : Bu Mega Tetap Dicintai Pengurus

News | Minggu, 21 September 2014 | 16:51 WIB

Jokowi Apresiasi Perpanjangan Masa Jabatan Megawati

Jokowi Apresiasi Perpanjangan Masa Jabatan Megawati

News | Minggu, 21 September 2014 | 14:26 WIB

Terpilih Jadi Ketum Gerindra, PDI Perjuangan Kasih Selamat Prabowo

Terpilih Jadi Ketum Gerindra, PDI Perjuangan Kasih Selamat Prabowo

News | Sabtu, 20 September 2014 | 21:04 WIB

Jokowi Klaim PDI Perjuangan Masih Butuh Megawati

Jokowi Klaim PDI Perjuangan Masih Butuh Megawati

News | Sabtu, 20 September 2014 | 20:15 WIB

PDI Perjuangan Protes Keputusan KPU yang Tak Akan Lantik Tersangka Korupsi

PDI Perjuangan Protes Keputusan KPU yang Tak Akan Lantik Tersangka Korupsi

News | Sabtu, 20 September 2014 | 13:39 WIB

Terkini

Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat

Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:26 WIB

Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern

Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:23 WIB

Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur

Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:17 WIB

Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit

Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta

Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:12 WIB

Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya

Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:47 WIB

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:44 WIB

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:38 WIB

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB