Bebaskan 49 Tawanan, ISIS "Mesra" dengan Turki?

Ruben Setiawan

Senin, 22 September 2014 | 06:45 WIB
Bebaskan 49 Tawanan, ISIS "Mesra" dengan Turki?
Para tawanan asal Turki yang dibebaskan ISIS disambut di bandara Esenboga, Ankara, (20/9). (Reuters/Stringer)

Suara.com - Misteri mencuat usai dibebaskannya 49 tahanan diplomat Turki dan keluarganya oleh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Muncul dugaan, Turki berkomplot dengan ISIS sehingga dengan mudahnya membebaskan para tawanan yang sudah ditahan selama tiga bulan itu.

Namun, menanggapi tuduhan tersebut, pemerintah Turki membantah sehingga alasan mengapa ISIS membebaskan tawanan tersebut pada hari Sabtu (20/9/2014) kian buram. Pasalnya, apa penyebab ISIS, yang terkenal dengan kekejamannya itu, melepaskan semua tawanan tanpa tebusan apapun.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pelepasan tawanan merupakan hasil kerja luar biasa dari intelijen Turki. Namun, Erdogan memilih untuk merahasiakan cara yang ditempuh pihaknya.

"Ada hal-hal yang tidak bisa kami sampaikan. Untuk menjalankan sebuah negara tidak sama halnya dengan menjalankan sebuah toko kelontong. Kami harus melindungi isu-isu sensitif; jika kami tidak melakukannya, maka ada harga yang harus dibayar," kata Erdogan.

Pemerintah Turki juga membantah kalau dikatakan memberikan uang tebusan atau janji-janji tertentu kepada ISIS. Terlepas dari itu, sebuah situs Turki yang pro pada ISIS melansir bahwa pembebasan para tawanan merupakan perintah langsung dari khalifah Negara Islam (IS), Abu Bakr al-Baghdadi.

Para tawanan yang dibebaskan adalah mereka yang ditangkap ISIS sejak kelompok radikal tersebut menguasai kota Mosul di Irak pada 10 Juni silam. Pembebasan sandera tersebut bersamaan dengan penarikan mundur 70.000 personel pasukan Kurdi Suriah menyeberang ke perbatasan Turki. Penarikan mundur ini terjadi akibat gempuran pasukan ISIS di kawasan Kobano.

Penyerbuan Kobani memicu warga Kurdi, termasuk 3.000 pejuang Partai Pekerja Kurdistan untuk bergerak menuju Kobani untuk memerangi ISIS. Pergerakan itu memaksa pasukan keamanan Turki menutup perbatasan sepanjang hari Minggu. Petugas keamanan terpaksa menembakkan gas air mata dan bentrok langsung dengan warga Kurdi yang hendak menyeberang. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amerika Bahas Ancaman ISIS dengan Musuh Mereka di Timur Tengah

Amerika Bahas Ancaman ISIS dengan Musuh Mereka di Timur Tengah

News | Senin, 22 September 2014 | 06:28 WIB

Paus: Kelompok Agama yang Gunakan Kekerasan Bukan Baju Besi" Tuhan

Paus: Kelompok Agama yang Gunakan Kekerasan Bukan Baju Besi" Tuhan

News | Senin, 22 September 2014 | 00:01 WIB

Diancam ISIS, Paus Fransiskus Tiba di Albania

Diancam ISIS, Paus Fransiskus Tiba di Albania

News | Minggu, 21 September 2014 | 17:59 WIB

Muda-mudi Muslim Gelar Kampanye Melawan ISIS

Muda-mudi Muslim Gelar Kampanye Melawan ISIS

Tekno | Minggu, 21 September 2014 | 15:00 WIB

Game Grand Theft Auto ala ISIS Beredar di YouTube

Game Grand Theft Auto ala ISIS Beredar di YouTube

Tekno | Minggu, 21 September 2014 | 13:26 WIB

Pemabuk Meracau Ingin Gabung ISIS dan Ancam Bunuh Polisi

Pemabuk Meracau Ingin Gabung ISIS dan Ancam Bunuh Polisi

News | Minggu, 21 September 2014 | 12:45 WIB

Permohonan Seorang Istri yang Suaminya Akan Dipenggal ISIS

Permohonan Seorang Istri yang Suaminya Akan Dipenggal ISIS

News | Minggu, 21 September 2014 | 08:16 WIB

Terkini

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 10:49 WIB

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:45 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPR Santoso: RUU Perampasan Aset Sebaiknya Tak Atur Illicit Enrichment

Wakil Ketua Komisi III DPR Santoso: RUU Perampasan Aset Sebaiknya Tak Atur Illicit Enrichment

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:44 WIB

Hasil Imbang Timnas Indonesia Lawan Malaysia Memaksa Skuad Garuda Harus Sapu Bersih Laga Pamungkas

Hasil Imbang Timnas Indonesia Lawan Malaysia Memaksa Skuad Garuda Harus Sapu Bersih Laga Pamungkas

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:41 WIB

Korsleting Listrik Hanguskan Deretan Lapak di Jakarta Barat

Korsleting Listrik Hanguskan Deretan Lapak di Jakarta Barat

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:25 WIB

Tak Perlu Target Besar, Kebiasaan Hidup Aktif Bisa Dimulai dari Langkah Sederhana

Tak Perlu Target Besar, Kebiasaan Hidup Aktif Bisa Dimulai dari Langkah Sederhana

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:24 WIB

John Herdman Benahi Formula Serangan Timnas Indonesia Pasca Kartu Merah Thom Haye

John Herdman Benahi Formula Serangan Timnas Indonesia Pasca Kartu Merah Thom Haye

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:23 WIB

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:20 WIB

×