Wapres: Islam Tidak Pernah Ajarkan Kekerasan, Apalagi Terorisme

Ardi Mandiri

Selasa, 23 September 2014 | 22:28 WIB
Wapres: Islam Tidak Pernah Ajarkan Kekerasan, Apalagi Terorisme
Wakil Presiden Boediomo. (Setkab.go.id)

Suara.com - Wakil Presiden Boediono dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Internasional 2014 di Palembang, Sumatera Selatan, mengatakan bahwa kekerasan dan terorisme bukan ajaran Islam.

"Islam menjamin kebebasan beragama dan melindungi kelompok-kelompok minoritas sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad dalam Piagam Madinah," kata Wapres Boediono di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Selasa (23/9/2014) malam.

"Islam peduli kepada mereka yang lemah dan tidak mampu. Islam menuntut kita untuk tidak pernah berhenti meraih ilmu dan menempatkan ilmuwan pada derajat yang tinggi," katanya.

Wapres juga mengatakan bahwa Islam mengajarkan untuk mengejar kehidupan duniawi yang baik, tetapi juga mengingatkan tentang kefanaan dunia dan bahwa amal yang dilakukan menjadi bekal bagi kehidupan di akhirat.

"Melalui MTQ Internasional kita dapat membangkitkan keteladanan di masyarakat dan dapat mengobarkan semangat persahabatan antarbangsa," katanya.

Sebagai bangsa dengan keragaman suku, etnis, dan agama, kata Wapres, sangat relevan berpedoman pada Alquran yang mengajarkan prinsip-prinsip tasamuh dan hidup berdampingan secara damai dengan umat yang berbeda keyakinan.

"Setiap golongan umat beragama harus mencari titik persamaan dan bukan permusuhan," katanya.

Berdasarkan pantauan, ribuan masyarakat terlihat antusias memenuhi area PSCC Palembang.

Acara tersebut juga dimeriahkan oleh Erwin Gutawa Orkestra.

Sementara itu, suasana semakin meriah saat pembawa acara memperkenalkan delegasi peserta dari berbagai negara.

Delegasi peserta dari berbagai negara yang mengikuti ajang MTQ Internasional di Palembang di antaranya Amerika Serikat, Arab Saudi, Belanda, Belgia, Malaysia, Kanada, Prancis, Ghana, Mesir, Rusia, Singapura, Palestina, Sudan, dan Thailand. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandera ISIS: Saya Ditelantarkan Pemerintah Inggris

Sandera ISIS: Saya Ditelantarkan Pemerintah Inggris

News | Selasa, 23 September 2014 | 16:35 WIB

Ini 5 Negara Arab yang Bantu Amerika Gempur ISIS

Ini 5 Negara Arab yang Bantu Amerika Gempur ISIS

News | Selasa, 23 September 2014 | 15:14 WIB

Cabut Larangan Jual Rokok, ISIS Jilat Ludah Sendiri

Cabut Larangan Jual Rokok, ISIS Jilat Ludah Sendiri

News | Selasa, 23 September 2014 | 14:48 WIB

SBY: ISIS Bisa Dikalahkan Tanpa Menggunakan Kekuatan Militer

SBY: ISIS Bisa Dikalahkan Tanpa Menggunakan Kekuatan Militer

News | Selasa, 23 September 2014 | 11:25 WIB

Negara-negara Arab Bantu Amerika Serang ISIS

Negara-negara Arab Bantu Amerika Serang ISIS

News | Selasa, 23 September 2014 | 09:32 WIB

Kelompok Ini Berencana Ulangi Serangan 11 September

Kelompok Ini Berencana Ulangi Serangan 11 September

News | Selasa, 23 September 2014 | 07:43 WIB

Penculikan Warga Tak Kendurkan Serangan Prancis Pada ISIS

Penculikan Warga Tak Kendurkan Serangan Prancis Pada ISIS

News | Selasa, 23 September 2014 | 06:13 WIB

 Rusia Buka Kemungkinan Ikut Perangi ISIS

Rusia Buka Kemungkinan Ikut Perangi ISIS

News | Selasa, 23 September 2014 | 04:46 WIB

John Howard Malu Pernah Ikut Perang Irak 2003

John Howard Malu Pernah Ikut Perang Irak 2003

News | Selasa, 23 September 2014 | 03:35 WIB

Lelaki Prancis Mengaku Diculik Kelompok Sempalan ISIS

Lelaki Prancis Mengaku Diculik Kelompok Sempalan ISIS

News | Selasa, 23 September 2014 | 02:48 WIB

Terkini

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Video | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:04 WIB

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:59 WIB

×