Mengenal Joshua Wong, Remaja "Cungkring" Penggerak Revolusi Payung

Ruben Setiawan

Jum'at, 03 Oktober 2014 | 11:31 WIB
Mengenal Joshua Wong, Remaja "Cungkring" Penggerak Revolusi Payung
Joshua Wong, pendiri Scholarism, kelompok aktivis pelajar Hong Kong yang lantang menentang kebijakan pemilu. (Reuters/Tyrone Siu)

Suara.com - Joshua Wong Chi-fung, demikian nama remaja bertubuh ceking ini. Dengan raut wajah lugu, kacamata tebal dan poni menutup dahi, tak ada satupun kesan yang menyiratkan bahwa remaja ini adalah seorang pemimpin unjuk rasa besar-besaran yang berlangsung di Hong Kong sejak Jumat pekan lalu.

Joshua Wong, begitu ia lebih akrab disapa. Remaja 17 tahun ini merupakan salah satu motor penggerak massa pelajar yang turun ke jalanan di tengah maraknya "Revolusi Payung" di kota niaga tersebut. Joshua pulalah, salah satu sosok yang paling lantang menentang keputusan pemerintah Cina daratan yang membatasi hak warga Hong Kong untuk memilih pemimpinnya sendiri.

Joshua kerap tampil di garis depan, berorasi untuk membakar semangat para demonstran pelajar yang ada di belakangnya. Dalam demo Jumat pekan lalu misalnya. Dengan suara yang cempreng dan logat Kanton yang kental, Joshua berhasil membujuk rekan-rekannya untuk tetap bertahan di depan kantor pemerintahan di kala mereka mulai membubarkan diri.

Akibat aksinya itu, Joshua ditahan bersama 78 aktivis lainnya oleh pihak berwajib. Hanya dirinyalah yang ditahan selama dua hari sampai dibebaskan pada Minggu (28/9/2014) petang.

Bagi para demonstran, Joshua dianggap sebagai nafas perjuangan sekaligus simbol perlawanan terhadap pemerintah. Namun, mereka yang pro-pemerintah menganggapnya sebagai seorang ekstrimis.

Sebenarnya, Joshua bukan wajah baru di kalangan aktivis pejuang demokrasi. Sudah sejak tiga tahun silam dirinya memperjuangkan hak-hak pendidikan pelajar Hong Kong. Bersama rekan sekolahnya Ivan Lam, Joshua mendirikan Sholarism, sebuah kelompok aktivis khusus pelajar.

Namun, sosoknya mulai jadi perhatian ketika pada tahun 2012 dirinya memimpin unjuk rasa menentang rencana pemerintah menggunakan skema pendidikan nasional pro-Cina di sekolah-sekolah Hong Kong. Kala itu, sekitar 120 ribu pelajar dan para orang tua mengepung gedung pemerintahan dan memaksa mereka membatalkan rencana tersebut.

"Saya harap saya bisa memiliki masa depan yang lebih baik dan saya memiliki hak untuk memilih masa depan saya sendiri di Hong Kong," ujar Joshua dalam sebuah wawancara dengan Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anonymous Nyatakan Perang Terhadap Pemerintah Hongkong

Anonymous Nyatakan Perang Terhadap Pemerintah Hongkong

Tekno | Kamis, 02 Oktober 2014 | 17:31 WIB

Demo Damai Warnai Peringatan Hari Nasional Cina di Hongkong

Demo Damai Warnai Peringatan Hari Nasional Cina di Hongkong

News | Rabu, 01 Oktober 2014 | 13:39 WIB

Demonstran Pro-Demokrasi Hongkong Dapat Ancaman Pembunuhan

Demonstran Pro-Demokrasi Hongkong Dapat Ancaman Pembunuhan

News | Selasa, 30 September 2014 | 19:00 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×