Seorang Pasien Ebola Akan Diseret ke Meja Hijau

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 03 Oktober 2014 | 15:21 WIB
Seorang Pasien Ebola Akan Diseret ke Meja Hijau
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Liberia berencana memperkarakan seorang penumpang pesawat yang membawa penyakit Ebola ke tanah Amerika Serikat (AS). Saat melewati pemeriksaan bandara, si penumpang berbohong dan mengaku tidak pernah bersinggungan dengan orang lain yang terinfeksi Ebola.

Penumpang tersebut bernama Thomas Eric Duncan. Sebelum meninggalkan Liberia menuju Dallas, AS pada 19 September silam, Thomas mengisi sebuah formulir berisi pertanyaan terkait kesehatan dan aktivitasnya. Atas semua pertanyaan itu, Duncan menjawab "tidak", termasuk terhadap pertanyaan soal apakah dirinya pernah merawat pasien Ebola atau bersinggungan dengan jenazah orang yang meninggal akibat Ebola.

"Kami berharap orang-orang melakukan hal-hal terhormat," kata Binyah Kesselly, kepala dewan direksi Otoritas Bandara Liberia di Monrovia. Badan tersebut telah mendapat izin dari Kementerian Kehakiman untuk memperkarakan kasus tersebut.

Para tetangga Duncan menduga, lelaki itu terinfeksi Ebola setelah membantu menggotong seorang tetangga yang hamil dan terjangkit Ebola masuk ke dalam taksi.

Sementara itu di Texas, AS, pemerintah telah mengontak 80 orang yang diduga terlibat kontak dengan Duncan. Sejauh ini, memang belum ada satupun yang mengalami gejala sakit. Kendati demikian, dinas kesehatan telah memberikan informasi kepada mereka tentang Ebola. Mereka diminta segera menghubungi pihak medis jika merasa sakit.

Sebanyak 80 orang itu juga akan diawasi selama tiga pekan sejak terlibat kontak, apakah mereka mendatangi layanan medis.

Gejala Ebola meliputi demam, nyeri otot, muntah-muntah dan pendarahan. Gejala tersebut bisa muncul dalam kurun waktu 21 hari setelah terpapar virus mematikan tersebut. Penyakit itu tak terdeteksi sampai gejalanya muncul. Penyakit itu hanya bisa tersebar lewat kontak langsung dengan cairan tubuh penderita.

Di antara 80 orang itu, ada beberapa yang berusia 12 hingga 18 tahun. Beberapa lainnya adalah tiga personel ambulans yang membawa Duncan ke rumah sakit. Sejumlah anak sekolah juga termasuk dalam kelompok yang diawasi. (ABC7)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 211 Tenaga Medis Meninggal Akibat Ebola

Sebanyak 211 Tenaga Medis Meninggal Akibat Ebola

Health | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 08:07 WIB

Thailand Klaim Punya Obat yang Bisa Sembuhkan Ebola

Thailand Klaim Punya Obat yang Bisa Sembuhkan Ebola

Health | Kamis, 02 Oktober 2014 | 11:52 WIB

Ebola Makin Menyebar, Ini Cara Menanganinya

Ebola Makin Menyebar, Ini Cara Menanganinya

Health | Rabu, 01 Oktober 2014 | 10:23 WIB

Virus Ebola Mulai Merambah ke Amerika

Virus Ebola Mulai Merambah ke Amerika

Health | Rabu, 01 Oktober 2014 | 06:26 WIB

WHO: Ebola Makan Korban 3.000 Orang di Afrika Barat

WHO: Ebola Makan Korban 3.000 Orang di Afrika Barat

News | Sabtu, 27 September 2014 | 19:34 WIB

Korban Meninggal Akibat Ebola Capai 3000 Orang

Korban Meninggal Akibat Ebola Capai 3000 Orang

Health | Sabtu, 27 September 2014 | 14:30 WIB

Terkini

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

×