Obama Kutuk Aksi Pembantaian Pelajar oleh Taliban

Doddy Rosadi | Suara.com

Rabu, 17 Desember 2014 | 11:49 WIB
Obama Kutuk Aksi Pembantaian Pelajar oleh Taliban
Barack Obama. (Antara/Reuters)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengecam aksi pembantaian yang dilakukan kelompok Taliban di sebuah sekolah di Pakistan, kemarin. Obama mengatakan, Amerika akan mendukung Pakistan dalam melaean kelompok ekstrem yang kerap melakuka aksi kekerasan.

“Dengan menargetkan pelajar dan juga guru dalam serangan tersebut, teroris sekali lagi telah memperlihatkan kebejatannya. Kami mendukung warga Pakistan dan tetap berkomitmen untuk membantu pemerintah Pakistan memerangi teroris dan juga kelompok ekstrem dan mempromosikan perdamaian dan juga stabilitas  di wilayah itu,” kata Obama.

Dalam aksi teror tersebut, Taliban membunuh 130 orang di sebuah sekolah di Peshawar di mana sebagian besar korban yang tewas adalah anak-anak.  Serangan itu dilakukan oleh enam orang bersenjata dengan menggunakan seragam paramiliter.

Mereka memasuki semua kelas satu per satu dan menembak murid-murid. Kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka mengungkapkan, aksi itu merupakan balas dendam atas serangan militer yang dilakukan di wilayah tersebut.

Pasukan militer Pakistan berhasil mengakhiri aksi kelompok Taliban tersebut setelah bertempur selama tujuh jam dan menewaskan enam anggota kelompok militan tersebut. Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif menyebut, aksi serangan tersebut merupakan tragedi nasional.

Sejak Juni lalu, tentara Pakistan terus melakukan serangan dari udara dan darat melawan Taliban di daerah yang berdekatan dengan Afghanistan. (News24)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Murid Dipaksa Lihat Guru Mereka Dibakar Taliban

Ratusan Murid Dipaksa Lihat Guru Mereka Dibakar Taliban

News | Rabu, 17 Desember 2014 | 06:05 WIB

Drama Berakhir, Total 130 Anak Sekolah Tewas Terbunuh Taliban

Drama Berakhir, Total 130 Anak Sekolah Tewas Terbunuh Taliban

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 22:30 WIB

Drama Penyanderaan Sekolah Berakhir, Penyerang Keenam Tewas

Drama Penyanderaan Sekolah Berakhir, Penyerang Keenam Tewas

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 20:28 WIB

Pasukan Khusus Pakistan Bebaskan Dua Murid dan Dua Staf

Pasukan Khusus Pakistan Bebaskan Dua Murid dan Dua Staf

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 19:06 WIB

Lebih dari 100 Siswa Sekolah Tewas dalam Serangan Taliban

Lebih dari 100 Siswa Sekolah Tewas dalam Serangan Taliban

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 18:06 WIB

Terkini

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:10 WIB

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:08 WIB

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:02 WIB

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:59 WIB

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:55 WIB

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:44 WIB

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:39 WIB

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB