Polisi Masih Payah, Sepanjang 2014, 62 Tahanan Kabur dari Sel

Siswanto

Sabtu, 27 Desember 2014 | 07:00 WIB
Polisi Masih Payah,  Sepanjang 2014, 62 Tahanan Kabur dari Sel
Ilustrasi penjara [shutterstock]

Suara.com - Polri memiliki catatan buruk dalam hal menjaga pelaku kejahatan yang sudah ditangkap. Setidaknya hal ini terlihat dari data sepanjang 2014, ada sebanyak 62 tahanan kepolisian yang kabur dari sel tahanan, delapan tahanan tewas bunuh diri dan satu tahanan diperkosa.

Catatan akhir tahun 2014 Indonesia Police Watch mengungkapkan tahanan yang kabur itu 42, di antaranya adalah tersangka narkoba, 12 tersangka curanmor, dan delapan tersangka kasus lainnya. Sebanyak 15 tahanan kabur dari lima polsek, 10 tahanan kabur dari 2 polres, 5 tahanan kabur dari sel Polda Kaltim, dan 32 kabur dari pusat rehabilitasi narkoba di Lido, Jabar. Selain itu ada lima tahanan tewas bunuh diri di empat polsek, dua tahanan tewas di dua polres, dua tahanan tewas di dua polda, dan satu tahanan wanita berusia 24 tahun diperkosa dua tahanan pria di Polsek Wajo, Sulselbar.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menilai kasus ini menunjukkan bahwa Polri belum mampu mengamankan sel tahanan dan belum mampu memberi keamanan bagi tahanan yang disel.

"Terbukti ada tahanan yang bisa diperkosa. Sebagian besar tahanan kabur dengan cara menjebol eternit sel (empat kasus), menggergaji trali besi da kasus, menjebol tembok satu kasus dan kabur lewat pintu gerbang satu kasus," kata Neta.

Tahun 2014 ini tahanan polisi yang kabur mengalami peningkatan tajam. Sebab di 2013 tahanan polisi yang kabur hanya 30 orang. Mereka kabur dari 14 kantor polisi. Tahun 2012 malah lebih banyak. Yakni ada 93 tahanan kabur dari 26 sel tahanan polisi.

Kaburnya para tahanan ini, kata Neta, mengakibatkan dua hal. Pertama menjadi teror bagi masyarakat karena membuat ancaman baru bagi keamanan. Kedua membuat ekonomi biaya tinggi bagi Polri karena untuk menangkapnya kembali butuh biaya yang tidak sedikit. Untuk itu Polri perlu membenahi sistem penjagaan tahanannya dan sekaligus membenahi sel tahanannya, terutama di polsek-polsek.
Sebab dari tahun ke tahun tahanan yang kabur dari polsek terus meningkat.

Data lengkap tahanan polisi kabur dan tewas 2014

23 Desember 2014

Lima tahanan Polda Kaltim kabur, setelah memotong tiang besi sel tahanan. Kelima tahanan itu, Maslani bin Ali, Saidul bin Bursa, Muhammad SNH (ketiganya kasus pembakaran), Bambang Aspian kasus narkoba, dan Bambang Budiono kasus curanmor.

19 Desember 2014

Amri (34) tersangka curanmor kabur dengan cara membobol tembok tahanan Polsek Sukajadi, Pekanbaru, Riau. Amri kabur sekitar pukul 03.00.

18 Desember 2014

Muhammad Anas Ali (21) tersangka curanmor kabur dari tahanan Polsek Tembalang, Semarang, Jateng. Warga Secang, Magelang itu kabur dengan
cara menjebol eternit dan sehari kemudian tertangkap lagi di sebuah hotel di Salatiga.

18 November 2014

Tahanan Polsek Sukodono, Muhammad Imron Zaenudin (29) tewas setelah dikeroyok tiga polisi. Akibatnya, warga melakukan demo ke Polsek Sukodono, Sidoardjo, Jatim. Akhirnya, ketiga polisi pengeroyok, yakni SG, DP, dan RT ditetapkan sebagai tersangka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sepanjang 2014, Aksi Polisi "Koboi" Masih Marak

Sepanjang 2014, Aksi Polisi "Koboi" Masih Marak

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 07:00 WIB

Data Polisi Tewas dan Luka Sepanjang 2014

Data Polisi Tewas dan Luka Sepanjang 2014

News | Selasa, 23 Desember 2014 | 08:21 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×