Kemenhub: Basarnas Belum Deteksi Ada Pesawat yang Jatuh

Doddy Rosadi

Minggu, 28 Desember 2014 | 13:22 WIB
Kemenhub: Basarnas Belum Deteksi Ada Pesawat yang Jatuh
Ilustrasi: AirAsia. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Perhubungan memastikan Badan SAR Nasional belum mendeteksi adanya pesawat yang mengalami kecelakaan.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Djoko Murdjatmodjo mengatakan, Badan SAR Nasional mempunyai alat yang bisa mendeteksi apabila sebuah pesawat mengalami kecelakaan.

Karena itu, Djoko menambahkan, pesawat AirAsia QZ8501 yang masih belum diketahui keberadaannya setelah lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya pagi tadi masih berstatus hilang kontak dan belum dinyatakan jatuh atau mengalami kecelakaan.

“Di Basarnas itu ada alat yang namanya ELT yang bisa mendeteksi apabila ada pesawat yang mengalami kecelakaan. Hingga kini, alat tersebut belum mendeteksi adanya kecelakaan. Karena itu, kami masih menyatakan status AirAsia QZ8501 masih hilang kontak dan belum dinyatakan jatuh,” kata Djoko dalam keterangan pers yang dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (28/12/2014).

Djoko menambahkan, Kementerian Perhubungan sudah membentuk Pusat Krisis yang berada di Bandara Soekarno-Hatta dan juga bandara Juanda di Surabaya. Menurut dia, masyarakat bisa menghubungi Pusat Krisis di Surabaya di nomor 031-8690945 dan pusat krisis di Jakarta di nomor 021-55912648. Sedangkan Pusat Krisis yang dibentuka AirAsia Indonesia bisa dihubungi di nomor 021-29270811.

Pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura hilang kontak dengan menara pengawas (ATC) antara Tanjung Pandan, Provinsi Bangka Belitung, dan Pontianak (Kalimantan Barat).

"Pesawat dinyatakan hilang kontak pada pukul 06.17 WIB. Kita tidak berasumsi yang lain tapi hanya hilang kontak," kata Djoko Murdjatmojo.

Pesawat AirAsia tersebut lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya sekitar pukul 05.20 Waktu Indonesia Bagian Barat dan direncanakan tiba di Bandara Changi, Singapura, sekitar pukul 08.30 WIB.

Sedangkan komposisi kru adalah Kapten Irianto, dengan First Officer (FO) Remi Emmanuel Plesel. Sementara komposisi penumpang total 155 orang yang terdiri atas 138 orang dewasa, 16 anak-anak, dan 1 bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warna Logo AirAsia Berubah Menjadi Abu-abu

Warna Logo AirAsia Berubah Menjadi Abu-abu

News | Minggu, 28 Desember 2014 | 12:43 WIB

TNI AU Ikut Cari AirAsia yang Hilang

TNI AU Ikut Cari AirAsia yang Hilang

News | Minggu, 28 Desember 2014 | 12:22 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×