Dibacok Orang Tak Dikenal, Dua Polisi di Papua Tewas

Laban Laisila

Jum'at, 02 Januari 2015 | 13:41 WIB
Dibacok Orang Tak Dikenal, Dua Polisi di Papua Tewas
Ilustrasi korban meninggal. (Shutterstock)

Suara.com - Dua Anggota Polri yakni Bripda M Apriadi (22) dan Bripda Riyan Hariansah (22), tewas saat melaksanakan patroli ke wilayah Utikini, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (1/1/2014) malam.

Serangan terhadap polisi di Papua meningkat setelah sebelumnya satu anggota Polri tertembak di Kabupaten Paniai, Papua dan dalam kondisi kritis.

Kedua anggota itu tewas akibat luka tembakan dan bacok oleh OTK.  Selain dua anggota Polri, satu orang warga sipil yang ikut dalam patroli atas nama Suko Miartono (33) ikut menjadi sasaran  mengalami luka tusuk di dada.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin mengungkapkan,  tewasnya dua orang anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan yang bertugas di Kabupaten Mimika dan satu orang warga sipil security PT. Freeport Indonesia ini,  berawal saat Kamis (1/1/2015)  sekitar pukul 20.30 WIT.

Ketiga korban tersebut melaksanakan patroli menggunakan mobil LWB Amoret Toyota warna putih bernomor lambung 014900 ke arah Utikini, Kabupaten Mimika, Papua.

Menurut Patrige, sampai dengan sekitar pukul 21.00 WIT tidak ada kontak atau komunikasi antara tiga korban dengan komandan patroli Ipda Risky.

 Anggota lainnya lainnya lantas memutuskan menuju Utikini untuk melakukan patroli.

Setibanya mobil patroli yang ditumpangi Ipda Risky di jembatan menuju Utikini,  mereka melihat mobil yang membawa tiga korban itu dalam keadaan berhenti.

Karena penasaran, kemudian tim patroli ini pun turun untuk menghampiri. Setelah diperiksa,  mereka menemukan tiga korban sudah tergeletak di sekitar mobil dan  dalam kondisi luka bacok.

"Saat itu tiga korban langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Tembagapura," ungkap Kabid Humas Kombes Polisi Patrige Renwarin saat dikonfirmasi, Jumat (1/1/2015) di Jayapura, Papua.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan, ditemukan 13 selongsong 9 mm dan 4 butir amunisi 5,56 mm di sekitar TKP.

Upaya penyisiran juga menemukan tiga warga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras. Namun saat hendak diamankan, tiga orang berusaha melarikan diri dan loncat di kali, tetapi satu orang lainnya berinisial MW  berhasil ditangkap dan diamankan.

"Pelakunya masih dalam penyelidikan," katanya.

Sementara itu jenazah dua anggota Brimob Polda Papua ini masih disemayamkan di RS Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota Polres Paniai Ditembak saat Menuju Tempat Tugas

Anggota Polres Paniai Ditembak saat Menuju Tempat Tugas

News | Rabu, 31 Desember 2014 | 15:47 WIB

Ucapkan Selamat Natal, Jokowi Ajak Masyarakat Papua Bersatu

Ucapkan Selamat Natal, Jokowi Ajak Masyarakat Papua Bersatu

News | Sabtu, 27 Desember 2014 | 19:56 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×