Tim DVI Sarankan Pencarian Juga Dilakukan di Pantai

Esti Utami Suara.Com
Rabu, 07 Januari 2015 | 11:51 WIB
Tim DVI Sarankan Pencarian Juga Dilakukan di Pantai
13 Tim Penyelam Special (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Tim DVI menyarankan pencarian korban jatuhnya  pesawat AirAsia QZ8501 juga dilakukan dengan menyisir pantai untuk mencari korban atau bagian tubuh korban yang mungkin terseret ombak hingga ke pantai.

"Makanya kami menyarankan pencarian juga dilakukan di pesisir pantai. Sekecil apa pun bagian tubuh yang ditemukan masih besar kemungkinan kita bisa mengidentifikasinya, khususnya melalui tes DNA," kata spesialis forensik Tim DVI, AKBP Summy Hastry Purwanti yang ditugaskan membantu identifikasi di Posko DVI di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Rabu (7/1/2015).

Hingga Rabu siang atau hari ke-11 pencarian baru 40 dari 162 korban yang berhasil ditemukan dan sudah dievakuasi ke Surabaya.

Beberapa hari terakhir, kondisi fisik jenazah sudah semakin sulit dikenali, bahkan ada jenazah yang bagian tubuhnya sudah tidak utuh. Pembusukan lanjut membuat kondisi jenazah semakin lama semakin rusak sehingga sangat sulit dikenali secara kasat mata.

Dengan kondisi seperti itu harapan terbesar pengidentifikasi jenazah adalah melalui tes DNA. Apalagi sebagian jenazah ditemukan sudah tidak lagi terdapat properti seperti pakaian, perhiasan atau barang-barang lainnya untuk dicocokkan dengan antemortem korban sebelum meninggal, katanya.

Pengidentifikasian juga mulai sulit karena sudah ada jenazah yang ditemukan dengan kondisi tidak utuh lagi. Namun tes DNA masih bisa dilakukan dengan memeriksa tulang dan gigi, sedangkan sidik jari korban umumnya sudah sulit diidentifikasi akibat pembusukan lanjut, katanya.

"Tim DVI di Surabaya juga bisa melakukan pemeriksaan dalam terhadap jenazah, seperti untuk mengetahui apakah semasa hidup korban pernah melahirkan atau belum, pernah operasi usus buntu, pasang ring jantung, pen, cedera kepala dan lainnya. Itu nanti sangat membantu untuk mencocokkan dengan antemortem," kata Hastry.

Secara fisik luar, pengidentifikasian korban di air umumnya mudah dilakukan jika korban ditemukan maksimal hingga hari ketujuh setelah kecelakaan. Setelah itu, pengidentifikasian mulai sulit dilakukan karena kondisi jenazah mulai mengalami kerusakan.

Hastry menyebut penanganan korban pesawat AirAsia QZ8501 relatif lebih sulit karena merupakan kejadian terbuka (open disaster). Selain area pencarian yang bisa semakin meluas, kondisi jenazah juga cukup sulit ditemukan karena terpisah-pisah. Jika ditemukan, kondisi jenazah sudah rusak bahkan ada yang tidak utuh lagi.

"Ini open disaster, sama seperti saat tsunami dulu. Dulu juga saya ikut mengidentifikasi korban KM Senopati tahun 2012 di sini. Tapi kami pasti akan berusaha maksimal, sekecil apa pun bagian tubuh yang ditemukan," katanya.

Hastry mengatakan pengidentifikasian kecelakaan pesawat di Ukraina belum lama ini lebih mudah dibanding dihadapinya dalam pengidentifikasian korban AirAsia QZ8501 saat ini.

Penanganan di lokasi saat itu relatif lebih mudah karena lokasinya di darat dan areanya juga lebih mudah ditentukan. Selama 24 hari, Hastry membantu tim untuk mengidentifikasi korban kecelakaan tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI