Basarnas Membuat Peta Evakuasi di Gunung Gamalama

Siswanto | Suara.com

Rabu, 07 Januari 2015 | 15:07 WIB
Basarnas Membuat Peta Evakuasi di Gunung Gamalama
Erupsi Gunung Gamalama pada Jumat (19/12/2014) menyebabkan sejumlah wilayah di Ternate tertutup debu (Antara/Abdul Fatah).

Suara.com - Badan SAR Nasional Maluku Utara membuat peta evakuasi di Gunung Gamalama. Tujuannya, untuk memudahkan tim mengevakuasi jika ada korban di gunung api setinggi 1.700 meter dari permukaan laut itu.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Malut Djunaidi mengatakan selama ini jika ada korban di Gunung Gamalama, evakuasi menggunakan jalur yang digunakan para pendaki. Gunung tersebut belum memiliki pos-pos untuk memudahkan evakuasi.

Kondisi itu mengakibatkan proses evakuasi terhadap korban di Gunung Gamalama kurang maksimal, oleh karena itu Basarnas Maluku Utara membuat peta evakuasi yang nantinya akan menjadi acuan dalam melakukan evakuasi jika ada korban.

Ia mengatakan Gamalama merupakan salah satu gunung di Maluku Utara yang banyak diminati masyarakat untuk melakukan pendakian, sehingga potensi adanya korban akibat kecelakaan atau terkena erupsi sangat besar.

Seperti yang terjadi pada 18 Desember 2014 ketika sembilan orang pendaki Gunung Gamalama yang tengah berada di puncak tiba-tiba gunung itu erupsi dan mencederai para pendaki, sehingga tim dari Basarnas dan instansi lain harus melakukan evakuasi lebih dari 12 jam.

"Adanya peta evakuasi di Gunung Gamalama, jika terjadi lagi musibah seperti itu, proses evakuasi akan lebih lancar dan tidak membutuhkan waktu yang relatif lama, tetapi ini juga tergantung dari kondisi erupsi gunung itu," katanya.

Sebelumnya Pemkot Ternate juga akan memberlakukan aturan ketat terhadap warga yang akan melakukan pendakian di Gunung Gamalama, seperti harus melalui jalur resmi dan melapor kepada petugas pos atau pihak kelurahan setempat.

Selain itu juga, memberlakukan pemberlakuan kearifan lokal seperti para pendaki tidak diizinkan membawa minuman keras dan barang berbahaya lainnya serta selama berada di puncak gunung dilarang melakukan perbuatan yang tidak sesuai aturan agama. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bandara Sultan Babullah Ternate Kembali Beroperasi

Bandara Sultan Babullah Ternate Kembali Beroperasi

News | Senin, 29 Desember 2014 | 10:32 WIB

Erupsi Gunung Gamalama

Erupsi Gunung Gamalama

Foto | Sabtu, 27 Desember 2014 | 17:52 WIB

Minggu, Bandara Sultan Babullah Kembali Beroperasi

Minggu, Bandara Sultan Babullah Kembali Beroperasi

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 00:57 WIB

Erupsi Gamalama Tak Hambat Pasokan Kebutuhan Pokok

Erupsi Gamalama Tak Hambat Pasokan Kebutuhan Pokok

News | Selasa, 23 Desember 2014 | 02:39 WIB

Bandara Babullah Ternate Masih Ditutup

Bandara Babullah Ternate Masih Ditutup

News | Minggu, 21 Desember 2014 | 11:39 WIB

Terkini

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB