Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
Ilustrasi Buruh (Freepik/Senivpetro)
baca 10 detik
  • Peneliti UGM Hempri Suyatna menyatakan 60 persen tenaga kerja Indonesia bekerja di sektor informal dengan kesejahteraan minim.
  • Pekerja sektor informal dan gig worker menghadapi tantangan ketidakpastian upah serta minimnya akses jaminan sosial yang layak.
  • Buruh sering dianggap hanya sebagai alat produksi sehingga perlu dorongan kebijakan perlindungan sosial yang lebih komprehensif.

Suara.com - Kondisi ketenagakerjaan di Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan besar terkait kualitas sumber daya manusia dan tingkat kesejahteraan yang minim.

Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada (UGM), Hempri Suyatna, menyoroti bahwa sebagian besar buruh di Indonesia masih bekerja di sektor informal dengan pemenuhan kebutuhan hidup yang jauh dari kata layak.

"Jaminan sosial yang ada kan sejauh ini belum (mencakup semua buruh). Kebutuhan hidup atau upah mereka kadang kala masih jauh dari yang namanya kebutuhan hidup layak minimum," kata Hempri, Minggu (3/5/2026).

Berdasarkan data Sakernas 2024, komposisi tenaga kerja Indonesia didominasi oleh pekerja di sektor informal yang mencapai 86,5 juta orang atau sekitar 60 persen dari total angkatan kerja.

Hempri menyebut kondisi ini sebagai fenomena tingginya kuantitas, namun rendah secara kualitas, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup di sektor pertanian dan sektor informal lainnya.

Dosen Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) tersebut menilai rendahnya kualitas dan kesejahteraan ini berakar dari paradigma industri yang masih memandang buruh sebagai objek semata.

Menurutnya, buruh sering kali tidak diposisikan sebagai subjek yang berdaulat dalam proses industri, melainkan hanya sekadar bagian dari mesin produksi demi mengejar target-target perusahaan.

"Ini yang menunjukkan bahwa memang persoalan kesejahteraan kemudian hidup layak itu juga memang masih harus diperjuangkan. Ya karena jangan-jangan buruh itu masih dipandang sebagai sebuah alat produksi kayak mesin, ya kayak teknologi, dan sebagainya," tuturnya.

Perkembangan teknologi dan pergeseran generasi dari Baby Boomers hingga Gen Z turut membawa warna baru dalam struktur tenaga kerja, termasuk munculnya fenomena gig worker.

baca juga

Namun, Hempri menekankan bahwa meski generasi muda seperti Gen Z lebih adaptif dengan platform digital, mereka justru masuk dalam kelompok yang sangat rentan karena hubungan kerja yang tidak pasti.

"Perlindungan-perlindungan terhadap mereka yang bekerja di sektor-sektor gig worker, sektor-sektor platform digital itu memang kemudian itu belum belum sejahtera juga karena mereka juga sangat rentan dari sisi upah, dari sisi kemudian relasi-relasi mereka dengan pemilik modal dan sebagainya," ungkapnya.

Masalah utama yang dihadapi oleh para pekerja platform digital ini adalah ketiadaan standar upah yang jelas serta minimnya jaminan sosial dan kesehatan. Meski menawarkan fleksibilitas waktu, pola kerja gig economy saat ini dinilai belum mampu memberikan kepastian perlindungan jangka panjang bagi para pelakunya.

"Artinya bahwa meskipun dia bisa bekerja fleksibel, kemudian bisa bekerja tadi mungkin lebih luas, tapi dalam konteks misalnya jaminan-jaminan itu kurang ada jaminan terhadap mereka, jaminan sosial atau jaminan kesehatan dan sebagainya," tandasnya.

Hempri mendesak agar momentum seperti Hari Buruh atau May Day dijadikan ajang untuk menuntut model perlindungan sosial yang lebih komprehensif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:35 WIB

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:04 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day Vibes: Kerja Jalan, Harga Naik, Pekerja Perempuan Makin Overthinking

May Day Vibes: Kerja Jalan, Harga Naik, Pekerja Perempuan Makin Overthinking

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:05 WIB

Katanya Kota Industri, Gaji Buruh Cilacap di Bawah UMK

Katanya Kota Industri, Gaji Buruh Cilacap di Bawah UMK

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:14 WIB

May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh, Polisi Ringkus Kelompok Perusuh Berbaju Hitam

May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh, Polisi Ringkus Kelompok Perusuh Berbaju Hitam

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:49 WIB

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Dasco Ditelepon Presiden Prabowo saat Terima Buruh Kasbi dan Gebrak di Senayan

Dasco Ditelepon Presiden Prabowo saat Terima Buruh Kasbi dan Gebrak di Senayan

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:10 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB