Keperawanan jadi Syarat Kelulusan, M Nuh: Bagaimana dengan Pria?

Arsito Hidayatullah

Selasa, 10 Februari 2015 | 15:10 WIB
Keperawanan jadi Syarat Kelulusan, M Nuh: Bagaimana dengan Pria?
Mantan Mendikbud, M Nuh. [suara.com/Nur Ichsan]

Suara.com - Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh menyatakan tidak sependapat dengan adanya rencana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember untuk mensyaratkan keperawanan sebagai salah satu variabel kelulusan pelajar SMP dan SMA.

M Nuh mengatakan, jika hal ini dipaksakan, maka akan terjadi bias gender. Hal itu karena menurutnya keperawanan identik dengan perempuan, selain juga tidak menyentuh substansi pendidikan.

"Jika memakai parameter itu, bagaimana dengan siswa pria? Apa mereka juga dinilai keperjakaannya? Lalu bagaimana cara mengetes mereka? Saya menilainya (ini) untuk kepentingan penegakan moralitas semata," ujar M Nuh berkomentar, di hadapan sejumlah wartawan di Surabaya, Selasa (10/2/2015).

M Nuh menambahkan, ada banyak sebab yang bisa membuat siswi tidak perawan. Hal ini menurutnya juga semestinya menjadi pertimbangan tersendiri. Lebih jauh, menurutnya pula, masih ada banyak hal lain yang harus dipikirkan dan dikerjakan, daripada sekadar mengurus persoalan perawan dan tidak perawan.

Untuk diketahui, ide tentang keperawanan sebagai salah satu unsur kelulusan itu disebut berawal dari salah seorang anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Mufti Ali, yang mengusulkan dibuatnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Perilaku yang Baik dan Terpuji. Salah satu poin dalam Perda itu mengatur tentang tes keperjakaan dan keperawanan sebagai salah satu syarat kelulusan siswa di tingkat SMP dan SMA.

Ide itu sendiri disebut muncul saat Komisi D DPRD Kabupaten Jember menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan setempat yang menemukan fakta bahwa di salah satu SMP di Jember ternyata sejumlah siswinya berulang kali melakukan hubungan seks dengan pacar atau teman dekatnya. [Yovie Wicaksono]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WHO: Hapus Semua Bentuk Tes Keperawanan!

WHO: Hapus Semua Bentuk Tes Keperawanan!

Health | Selasa, 02 Desember 2014 | 14:38 WIB

Peneliti UGM: Tes Keperawanan Timbulkan Trauma

Peneliti UGM: Tes Keperawanan Timbulkan Trauma

Health | Rabu, 26 November 2014 | 06:37 WIB

Pengamat: Tes Keperawanan Rendahkan Perempuan

Pengamat: Tes Keperawanan Rendahkan Perempuan

News | Minggu, 23 November 2014 | 00:30 WIB

Polri: Tak Ada Tes Keperawanan untuk Calon Polwan

Polri: Tak Ada Tes Keperawanan untuk Calon Polwan

News | Rabu, 19 November 2014 | 08:27 WIB

Terkini

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×