Mahasiswa Aceh Minta Pemerintah Salurkan #KoinUntukAustralia

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 21 Februari 2015 | 13:29 WIB
Mahasiswa Aceh Minta Pemerintah Salurkan #KoinUntukAustralia
Jokowi Menerima Tony Abbott. (Antara)

Suara.com - Pernyataan Perdana Menteri Australia, Tonny Abbot, yang mengaitkan vonis mati dua terpidana narkoba dengan bantuan tsunami bagi rakyat Aceh, menuai kecaman dari mahasiswa di Bumi Serammbi Mekkah itu.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh membentuk gerakan #KoinUntukAustralia. Sejak Sabtu pagi (21/2/2015), KAMMI mulai membuka posko pengumpulan koin untuk mengembalikan uang bantuan Australia yang pernah diberikan guna membantu Aceh pasca tsunami.

"Kita siap mengembalikan bantuan yang telah diberikan itu. Kita tidak terima dengan pernyataan PM Australia dan meminta pemerintah agar segera mengeksekusi mati dua warga Australia," kata Koordinator posko #KoinUntukAustralia, Martunus, Sabtu (21/2/2015).

Dikatakannya, rakyat Aceh sangat menghargai dan berterimakasih atas seluruh bantuan yang diberikan usai tsunami melanda. Tak hanya kepada Australia, tetapi juga kepada seluruh negara yang telah membantu Aceh.

"Tapi, kalau diungkit-ungkit begini, terus terang kita merasa sangat tersinggung. Apalagi dijadikan adu tawar bagi bandar narkoba yang notabenenya sebagai perusak generasi bangsa. Jangan sudah diberi dikata-katain, kita nggak bisa terima itu," katanya.

Menurutnya Koin yang berhasil dikumpulkan, nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah untuk selanjutnya diberikan kepada Pemerintah Australia.

"Kita mencoba melobi pemerintah untuk membawa uang ini ke Pemerintah Australia. Apabila perlu nanti juga kita gelar aksi di dubes Australia dengan membawa koin."

Posko #KoinUntukAustralia didirikan di Sekretariat KAMMI Aceh, Jalan Prada Utama No 2 Lamgugub, Syiah Kuala, Banda Aceh. Bagi warga yang sudah mengumpulkan koin, kata Martunus, dapat mengantarkannya ke sekretariat tersebut. (Alfiansyah Ocxie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tony Abbott Ungkit Tsunami Aceh, Muncul #KoinUntukAustralia

Tony Abbott Ungkit Tsunami Aceh, Muncul #KoinUntukAustralia

News | Sabtu, 21 Februari 2015 | 08:11 WIB

Abbott Ancam Indonesia, Kemlu Keluarkan Komentar Pedas

Abbott Ancam Indonesia, Kemlu Keluarkan Komentar Pedas

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 14:20 WIB

Eksekusi Mati 2 Warga Australia

Eksekusi Mati 2 Warga Australia

Foto | Selasa, 17 Februari 2015 | 20:30 WIB

Kejaksaan Agung Tunda Pemindahan Duo "Bali Nine"

Kejaksaan Agung Tunda Pemindahan Duo "Bali Nine"

News | Selasa, 17 Februari 2015 | 14:10 WIB

Soal Hukuman Mati, DPR Tuding Australia Sedang Frustrasi

Soal Hukuman Mati, DPR Tuding Australia Sedang Frustrasi

News | Senin, 16 Februari 2015 | 19:28 WIB

Turis Indonesia Diberitakan Hilang di Australia Sejak Selasa

Turis Indonesia Diberitakan Hilang di Australia Sejak Selasa

News | Jum'at, 13 Februari 2015 | 18:54 WIB

Australia Ancam Boikot Indonesia, YLBHI: Itu Pengakuan Negatif

Australia Ancam Boikot Indonesia, YLBHI: Itu Pengakuan Negatif

News | Jum'at, 13 Februari 2015 | 18:53 WIB

Pemerintah Tetap Akan Jalankan Hukuman Mati untuk WN Australia

Pemerintah Tetap Akan Jalankan Hukuman Mati untuk WN Australia

News | Kamis, 12 Februari 2015 | 17:27 WIB

Pastor Australia Ingin Terpidana Mati Bisa Ajukan Grasi Kedua

Pastor Australia Ingin Terpidana Mati Bisa Ajukan Grasi Kedua

News | Sabtu, 07 Februari 2015 | 13:55 WIB

Menangi Australia Terbuka, Djokovic Langsung Teringat Anaknya

Menangi Australia Terbuka, Djokovic Langsung Teringat Anaknya

News | Senin, 02 Februari 2015 | 05:50 WIB

Terkini

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Banten | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:59 WIB

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 09:57 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:56 WIB

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:48 WIB

×