Nyala Lilin Duka di Depan Penjara untuk Duo "Bali Nine"

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 04 Maret 2015 | 00:18 WIB
Nyala Lilin Duka di Depan Penjara untuk Duo "Bali Nine"
Prosesi menyalakan lilin duka untuk duo Bali Nine. (suara.com/Sukiswati)

Suara.com - Rabu (4/3/2015) dinihari pukul 00.00 WITA, warga Australia dan kerabat Myuran Sukumaran dan Andrew Chan menyalakan lilin kedukaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Denpasar. Ini menjelang eksekusi mati duo Bali Nine itu

Lilin kedukaan itu dipasang mengelilingi Patung Bedogol berbentuk macan. Sebelumnya dua perempuan warga Australia setelah menyematkan lilin. Mereka menangis dan berpelukan. Saat ditanya, mereka diam.

Salah satu murid Myuran, Ana (50) mengatakan penyematan lilin ini sebagai bentuk duka karena Presiden Joko Widodo tidak mengampuni kedua narapidana tersebut.

"Satu persatu mereka (murid) Myuran akan berdatangan menyematkan lilin. Ini sebagai bentuk kedukaan kita," terangnya.

Dia bersama 6 murid Myuran lainnya janjian untuk menyalakan lilin di LP Kerobokan. Dia berharap supaya besok masih bisa menemui Myuran dan Andrew. "Saya berharap pak Jokowi bermurah hati untuk membatalkan eksekusi ini," kata Ana.

Rencananya Rabu siang ini kedua terpidana mati itu akan dipindahkan ke LP Nusa Kambangan. Andrew Chan dan Myuran Sukumaran akan dipindahkan ke LP Nusa Kambangan dengan ada dua pesawat dari bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Dua pesawat itu, yakni jenis CN dan Hercules.

Dua terpidana mati itu akan dikawal oleh dua regu dari Brimob Polda Bali. Satu orang akan dikawal satu regu yang berjumlah 10 personel. Sementara Kejati dan personel lainnya akan menggunakan pesawat lain dan tidak satu pesawat dengan terpidana mati.

Myura Sukumaran dan Andrew Chan bersama 7 warga Australia lainya ditangkap pihak Polda Bali pada tahun 2005 saat menyelundupkan narkoba jenis heroin sekitar 8,2 kilogram.

Andrew dan Myuran mendapatkan hukuman mati. Sementara terpidana mati hanya mendapatkan hukuman kurungan penjara yang mencapai puluhan tahun. (Sukiswanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemindahan Duo "Bali Nine" ke Nusakambangan Gunakan Dua Pesawat

Pemindahan Duo "Bali Nine" ke Nusakambangan Gunakan Dua Pesawat

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 21:03 WIB

5 Upaya Pemindahan Tahanan Berujung Tragis

5 Upaya Pemindahan Tahanan Berujung Tragis

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 19:33 WIB

Dua Terpidana Mati "Bali Nine" Tinggalkan Warisan Bantal Guling

Dua Terpidana Mati "Bali Nine" Tinggalkan Warisan Bantal Guling

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 18:44 WIB

Duo Bali Nine Diterbangkan ke Nusakambangan Besok Siang

Duo Bali Nine Diterbangkan ke Nusakambangan Besok Siang

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 16:22 WIB

Dua Terpidana Mati Asal Australia Siap Dipindah ke Nusakambangan

Dua Terpidana Mati Asal Australia Siap Dipindah ke Nusakambangan

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 15:17 WIB

Saat Pemindahan dari Bali ke Nusakambangan, Tangan Napi Diborgol

Saat Pemindahan dari Bali ke Nusakambangan, Tangan Napi Diborgol

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 14:33 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×