Wapres: Penanggulangan Bencana Butuh Kerja Sama Internasional

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Sabtu, 14 Maret 2015 | 23:20 WIB
Wapres: Penanggulangan Bencana Butuh Kerja Sama Internasional
Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah). [Antara/Wahyu Putro]

Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa penanggulangan bencana alam yang kerap terjadi di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia, membutuhkan kerja sama internasional guna memulihkan kondisi pascabencana.

"Tentunya Indonesia tidak akan mampu untuk melakukan pemulihan secara cepat tanpa dukungan dunia internasional," ungkap Wapres JK, saat memberikan sambutan dalam Konferensi PBB ke-3 tentang Pengurangan Risiko Bencana di Sendai, Jepang, Sabtu (14/3/2015).

JK mengingatkan bahwa frekuensi dan tingkat kerusakan bencana semakin meningkat dan sangat mempengaruhi manusia, sehingga menjadi pertanda serius untuk dicatat, karena ada jutaan orang yang hidupnya terkena dampak bencana alam. Selain itu menurutnya, risiko dari kerugian ekonomi dan juga kerusakan dari pembangunan, meningkat lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pencegahan melalui upaya pengurangan risiko bencana merupakan tindakan sangat berharga.

"Indonesia seperti Jepang, adalah salah satu negara yang paling rentan terhadap bencana alam. Sebagai konsekuensi, kesiapsiagaan bencana harus melekat dalam prioritas nasional dan agenda pembangunan," tuturnya.

Wapres juga mengingatkan bahwa saat bencana tsunami terjadi pada 2004, Aceh merupakan daerah yang terkena dampak terburuk dari bencana tsunami, dengan perkiraan korban tewas mencapai 200.000 jiwa. Dari pengalaman setelah gempa dan tsunami pada 2014 itu, lanjutnya, Indonesia mulai menggandakan upaya untuk meningkatkan penanganan bencana, dengan mengubah paradigma dari tanggap darurat dan pemulihan, menjadi pendekatan yang lebih komprehensif.

"Bercermin pada tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 dan gempa bumi di Yogyakarta pada tahun 2006, izinkan saya untuk menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada lebih dari 50 negara sahabat, termasuk Jepang, yang dengan murah hati memberikan bantuan dan sumbangan untuk membangun kembali dan merehabilitasi kedua daerah itu," katanya pula.

Menurut JK lagi, Indonesia juga telah berinvestasi pada pencegahan bencana, mitigasi dan kesiapsiagaan, sehingga saat ini telah menjadi prioritas utama, dengan mengintegrasikan pendekatan Disaster Risk Reduction dalam agenda pembangunan. Indonesia juga disebut memberikan perhatian khusus dalam memperkuat kapasitas lokal dan tindakan lokal; memanfaatkan pengetahuan lokal dan kearifan lokal; serta melibatkan semua kelompok masyarakat dalam upaya Pengurangan Risiko Bencana, seperti perempuan, mereka yang kurang mampu, pemuda, juga kaum disabilitas.

"Namun, kita memahami bahwa semuanya ini merupakan upaya jangka panjang dan membutuhkan kerja sama internasional di semua tingkatan, untuk membangun kapasitas negara-negara berkembang, agar masyarakatnya tahan terhadap bencana," sambungnya.

Sehubungan dengan itu, JK menggarisbawahi bahwa kemitraan bilateral dengan negara-negara tetangga perlu untuk terus ditingkatkan dan dipromosikan, baik di tingkat regional maupun global. Untuk diketahui, dalam konferensi PBB tersebut, Wapres juga didampingi antara lain oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditemani Menteri Puan, JK Sambangi Jepang

Ditemani Menteri Puan, JK Sambangi Jepang

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2015 | 09:46 WIB

Gunung Kidul Diterjang Angin Kencang

Gunung Kidul Diterjang Angin Kencang

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 23:26 WIB

Terkini

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:22 WIB

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:23 WIB

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:10 WIB

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:45 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB

Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Gaduh Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel

Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Gaduh Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB

Gudang di Kalideres Meledak Beruntun, Diduga Dipenuhi Bahan Kimia dan Gas

Gudang di Kalideres Meledak Beruntun, Diduga Dipenuhi Bahan Kimia dan Gas

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:29 WIB