Kisah Lurah Susan Gusur Bubur Ayam Langganan Keluarga Soeharto

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 16 Maret 2015 | 06:17 WIB
Kisah Lurah Susan Gusur Bubur Ayam Langganan Keluarga Soeharto
Lurah Gondangdia, Susan Jasmine Zulkifli. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Masih ingat Lurah Susan Jasmine Zulkifli? Sosok Lurah cantik ini dulu sempat jadi kontroversi ketika mulai menjabat di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Namanya sohor gara-gara sebagian warga menolaknya karena masalah agama.

Lurah Susan dipindahkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Jumat (2/1/2015) lalu untuk memimpin Kelurahan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Dia ditugaskan Ahok untuk mengurusi pemukiman elite tersebut. Disebut daerah elite karena mayoritas warga yang menetap di sana berasal dari kalangan atas.

Pertama-tama setelah menjabat lurah di Gondangdia, Susan langsung menertibkan pedagang kaki lima yang berjualan tidak pada tempatnya. ‎

Salah satu pedagang yang terkena penertiban adalah tempat usaha bernama Bubur Ayam Tanjung. Lokasi jualan bubur ini di atas trotoar, persis di depan rumah Bambang Trihatmodjo, putra almarhum Presiden Soeharto.

Bubur Ayam Tanjung tak lain adalah langganan keluarga mendiang Soeharto selama bertahun-tahun. Walau tahu itu langganan keluarga mantan penguasa Negeri ini, Lurah Susan tetap menertibkannya karena ia tidak mau pilih kasih.

Ketika berbincang-bincang dengan suara.com baru-baru ini, Susan bercerita Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede sampai kaget begitu tahu warung makan itu ikut ditertibkan.

‎"Pak Wali sempat bertanya kepada saya, Bubur Tanjung kami dikemanain. Saya bilang kepadanya, saya kasih SP (surat peringatan ditertibkan)‎ pak," ujar Susan mengisahkan kebijakannya.
‎‎
Susan sudah mendengar Bubur Ayam Tanjung sangat dikenal di kawasan tersebut. Selain menjadi langganan keluarga Cendana (keluarga Soeharto), tempat itu juga memiliki langganan warga kelas atas di kawasan tersebut.

"Bubur Ayam Tanjung ini sangat laris, jam 09.00 WIB sudah habis," katanya.

Belakangan, setelah ditertibkan oleh Lurah Susan, warung bubur tersebut masih berjualan lagi. Tapi, tempatnya bukan di trotoar, melainkan di halaman rumah Bambang Trihatmodjo.

Warung bubur tersebut biasanya dibuka mulai pukul 05.30 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Gondangdia Cuma Ada Got, Lurah Susan Kangen Kali Ciliwung

Di Gondangdia Cuma Ada Got, Lurah Susan Kangen Kali Ciliwung

News | Minggu, 15 Maret 2015 | 14:34 WIB

Kisah Unik Lurah Susan Selama Pakai Batu Akik Warisan Ayahnya

Kisah Unik Lurah Susan Selama Pakai Batu Akik Warisan Ayahnya

Lifestyle | Sabtu, 14 Maret 2015 | 06:41 WIB

Ternyata Lurah Susan Juga Pakai Batu Akik di Jarinya

Ternyata Lurah Susan Juga Pakai Batu Akik di Jarinya

Lifestyle | Sabtu, 14 Maret 2015 | 06:08 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB