Diamuk 30 Gajah, Seorang Warga Tewas Mengenaskan

Ardi Mandiri

Selasa, 24 Maret 2015 | 02:47 WIB
Diamuk 30 Gajah, Seorang Warga Tewas Mengenaskan
gajah

Suara.com - Seorang warga bernama Waklung tewas dengan mengenaskan akibat amukan gajah Sumatera liar di Desa Serai Wangi Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Korban yang tewas adalah penunggu kebun kelapa sawit," kata Ketua Himpunan Penggiat Alam (Hipam) Duri-Riau, Zulhusni Sukri, kepada Antara di Pekanbaru, Senin (23/3/2015).

Ia menjelaskan, kejadian mengerikan itu terjadi pada Sabtu malam (21/3/2015). Lokasi kejadian berjarak sekitar enam kilometer dari konsesi Hutan Tanaman industri PT Arara Abadi, yang pada Februari lalu terjadi pembantaian seekor gajah Sumatera liar oleh kawanan pemburu gading.

Menurut informasi dari masyarakat, lanjutnya, kawanan gajah yang mengamuk berjumlah 20-30 ekor. Ia mengatakan gajah tersebut merupakan kawanan gajah liar dari kantong gajah Kawasan Suaka Margasatwa Balai Raja yang kini hutannya sudah porak-poranda akibat pembangunan.

"Daerah itu sebenarnya adalah kantong gajah Sumatera, tapi sekarang sudah berganti rupa dengan perkebunan. Konflik tidak bisa dihindari karena gajah liar itu kini hidup dari kebun satu ke kebun lainnya akibat hutan alam makin sedikit," kata Zulhusni.

Ia menjelaskan, pada malam itu sekitar pukul 18.00 WIB masyarakat setempat melakukan pengusiran terhadap kawanan gajah liar yang memasuki kebun sawit. Warga tidak menyadari telah mengusir kawanan gajah yang marah itu ke kebun sawit yang dijaga oleh Waklung.

Waklung saat itu hanya seorang diri di dalam gubuk untuk menjaga kebun sawit milik pemodal. Pria berusia 52 tahun itu kebetulan berasal dari Kalimantan, sehingga mungkin kurang mengerti ketika menghadapi kawanan gajah yang marah.

Kepala Seksi Wilayah III Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, H. Ginting, mengatakan pihaknya akan segera menurunkan personel ke lokasi kejadian untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, petugas juga berharap tidak ada aksi balas dendam dari masyarakat dengan membunuh gajah liar tersebut. "Kita segera mengirimkan tim ke sana," katanya.

Sementara itu, Humas WWF Program Riau Syamsidar mengatakan, kasus kematian warga akibat konflik dengan gajah Sumatera liar di Riau pada tiga tahun terakhir tidak terjadi. Dengan begitu, kasus ini adalah yang pertama pada tahun 2015 jatuh korban dari manusia dari konflik warga dengan satwa dilindungi itu.

"Pada tahun 2010 ada kasus serupa dan lokasinya juga tidak jauh dari tempat kejadian sekarang ini. Saat itu seorang kakek meninggal karena gajah pada malam hari masuk ke dalam rumah," kata Syamsidar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Gading, Pemburu Juga Bunuh Anak Gajah

Selain Gading, Pemburu Juga Bunuh Anak Gajah

News | Sabtu, 14 Februari 2015 | 10:00 WIB

Rekonstruksi Pembantaian Gajah Sumatera

Rekonstruksi Pembantaian Gajah Sumatera

Foto | Kamis, 12 Februari 2015 | 11:18 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×