Legislator Bekasi Dorong Adanya Perda Kawasan Tanpa Rokok

Arsito Hidayatullah

Selasa, 24 Maret 2015 | 08:33 WIB
Legislator Bekasi Dorong Adanya Perda Kawasan Tanpa Rokok
Ilustrasi kawasan tanpa rokok. [Shutterstock]

Suara.com - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), akan mendorong diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) tentang kawasan tanpa rokok di wilayah setempat.

"Asap rokok yang dihirup orang lain lebih berbahaya dampaknya dari (bagi) yang menghisap rokok itu sendiri, sehingga penting untuk dibuatkan kawasan tanpa rokok," ungkap anggota Fraksi PAN DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, di Bekasi, Senin (23/3/2015).

Menurut Abdul Muin, kawasan tersebut rencananya akan diberlakukan di sekitar tempat umum, seperti perkantoran, gedung-gedung, pusat perbelanjaan dan tempat umum lainnya. Menurut dia, Perda tersebut akan memiliki konsekuensi sanksi bagi para pelanggarnya, untuk memberikan efek jera.

"Perda itu nantinya akan diusulkan dalam waktu dekat, yang mengatur penyediaan ruangan khusus bagi perokok di sebuah gedung serta perkantoran," katanya.

Menurut Muin, pihaknya bersama dengan Badan Legislatif (Baleg) DPRD akan menyiapkan naskah akademik terlebih dahulu, agar ada pembahasan terperinci terkait Perda tersebut. Selain itu, pihaknya bertekad akan melakukan lobi politik kepada fraksi lainnya untuk mendukung wacana tersebut.

"Saya berharap, Perda tersebut bisa mewujudkan Kota Bekasi yang sehat, bersih dan nyaman, tanpa rokok," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bulan Depan, Harga Rokok per Bungkus Akan Semakin Mahal

Bulan Depan, Harga Rokok per Bungkus Akan Semakin Mahal

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2015 | 06:02 WIB

Polisi Bekasi: Tidak Ada Begal di Permukiman

Polisi Bekasi: Tidak Ada Begal di Permukiman

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 15:01 WIB

Bekasi Heboh, Pengusaha Dikirimi Benda Mirip Bom

Bekasi Heboh, Pengusaha Dikirimi Benda Mirip Bom

News | Minggu, 22 Februari 2015 | 14:32 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×