Nelangsa ABG Bogor di Diskotek Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Jum'at, 03 April 2015 | 06:00 WIB
Nelangsa ABG Bogor di Diskotek Jakarta
Ilustrasi diskostek

Suara.com - DA, nama inisial ABG cantik asal Bogor, Jawa Barat. DA berusia 14 tahun dan harus kehilangan keperawanan di Diskotek kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara.

Cerita itu bermula ketika DA menjadi perempuan penghibur di diskotek itu. Namun itu bukan keinginan DA, dia dijebak.

Kisah itu dimulai Kamis (12/2/2015). Tetangganya menawarkan keluarga DA mendapatkan gaji besar kerja di Jakarta. Ruminah, ibunda DA tergiur. Bagaimana tidak tetangga DA, Y dan WU menawarkan gaji Rp12 juta dengan bekerja di restoran.

Lima hari kemudian, 16 Februari 2015, Ruminah yang sedang hamil sembilan bulan diminta Y dan WU menandatangani surat izin untuk memperkerjakan DA di Jakarta. DA dibawa WU, Ruminah diberikan uang Rp2,2 juta. Menumpang KRL Commuter Line, mereka ke Jakarta. DA pun diungsikan ke apartemen WU di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sore harinya, DA dibawa ke apartemen di Kelapa Gading. Dia dikenalkan kepada 3 orang. Saat itu DA tidak sendiri. Ada sejumlah ABG perempuan telihat mengenakan pakaian dalam.

DA di sana sampai malam. Para ABG perempuan itu menjalani tes body. DA pun ditelanjangi dengan hanya menggunakan celana dalam. DA sempat menolak. Namun tak berdaya.

DA lulus test body. Satu jam kemudian dia dibawa ke sebuah diskotik di kawasan Kelapa Gading. DA langsung dipekerjakan sebagai perempuan penghibur. Dia melayani pria hidung belang di sana dengan hanya memakai pakaian dalam. DA di sana sampai pukul 05.00 WIB.

Keesokan harinya, DA kembali bawa ke diskotek yang sama. Dia dikenalka dengan dua pria, GU dan ITU. Pada pukul 23.00 WIB, DA diminta untuk melayani tamu berkewarganegaraan asing hingga pukul 02.00 WIB dinihari dan saat menemani tamu tersebut DA mabuk karena tidak terbiasa minuman keras sehingga dibawa ke sebuah kamar di diskotik tersebut oleh tamu tadi.

Dari pukul 02.00 WIB hingga 12.00 WIB siang, DA tidak sadarkan diri dan baru tersadar ketika sudah berada di apartemen dan mendapati bercak darah di alat vital. Dan pada malam harinya pada pukul 20.00 WIB, DA disuruh bekerja di diskotik K dengan dikawal oleh I dan sejumlah body guard dan pada pukul 22.00 WIB sampai 04.00 WIB DA menemani dua tamu, kemudian pulang dikawal oleh I.

Melarikan diri

Tak tahan menjadi perempuan penghibur. DA kabur menggunakan taksi menuju rumahnya di Bogor. Dia memanfaatkan kelengahan bosnya. Namun 20 Febuari, DA dicari oleh WU, GU, dan R di rumah di Bogor. Namun karena tidak menemukan DA, ketiganya membawa Ruminah yang sedang hamil ke Jakarta sebagai jaminan hingga DA ditemukan. Sang ibu pun dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan dan juga diancam.

Tiga hari kemudian, Ruminah melaporkan kasus perdagangan anak dan asusila tersebut ke Polres Bogor. Namun pada saat yang sama, pelaku GU, I, dan R juga melaporkan DA dan Ruminah ke Polsek Kelapa Gading dengan tuduhan penipuan. Karena sudah menerima uang, tapi kabur dari tempat kerja.

Sejak saat itu DA dan Ruminah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian wilayah yang berbeda. Saat ini, 'penjual' DA sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ada 4 orang yang ditetapkan. Saat ini DA dan Ruminah dalam perlindungan di rumah aman oleh KPAI dan LPSK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eko 'Patrio': Keperawanan Itu Sangat Pribadi

Eko 'Patrio': Keperawanan Itu Sangat Pribadi

News | Rabu, 11 Februari 2015 | 11:49 WIB

Pentingkah Keperawanan Untuk Pernikahan Bahagia?

Pentingkah Keperawanan Untuk Pernikahan Bahagia?

Lifestyle | Kamis, 29 Januari 2015 | 11:34 WIB

Bagaimana Laki-laki Inggris Memaknai Keperawanan?

Bagaimana Laki-laki Inggris Memaknai Keperawanan?

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2014 | 16:09 WIB

Artis Nigeria Tawarkan Keperawanannya ke Boko Haram

Artis Nigeria Tawarkan Keperawanannya ke Boko Haram

News | Kamis, 26 Juni 2014 | 18:15 WIB

Perempuan Ini Mengaku Tetap Perawan Sampai Umur 51 Tahun

Perempuan Ini Mengaku Tetap Perawan Sampai Umur 51 Tahun

News | Kamis, 12 Juni 2014 | 20:53 WIB

Masih Perawan di Usia 30-an, Masalah Buat Loe?

Masih Perawan di Usia 30-an, Masalah Buat Loe?

Lifestyle | Sabtu, 03 Mei 2014 | 15:20 WIB

Lima Perempuan yang Lelang Keperawanan di Internet

Lima Perempuan yang Lelang Keperawanan di Internet

News | Sabtu, 22 Maret 2014 | 15:05 WIB

Tantangan Menghadapi Laki-laki Perawan

Tantangan Menghadapi Laki-laki Perawan

Lifestyle | Selasa, 18 Maret 2014 | 16:08 WIB

Lelaki Lebih Pilih Perawan, Tapi Perempuan Pilih yang 'Pengalaman'

Lelaki Lebih Pilih Perawan, Tapi Perempuan Pilih yang 'Pengalaman'

Lifestyle | Kamis, 13 Maret 2014 | 20:17 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×