Ini Alasan Sukarno Bangun Masjid Istiqlal dan Katedral Berdekatan

Laban Laisila, Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 04 April 2015 | 06:06 WIB
Ini Alasan Sukarno Bangun Masjid Istiqlal dan Katedral Berdekatan
Proklamator Sukarno-Hatta. (Setkab.go.id)

Suara.com - Humas dan Protokol Mesjid Istiqlal, Abu mengatakan jika bangunan Mesjid Istiqlal dan Gereja Katedral memang sengaja dibangun Presiden Sukarno secara berdekatan.

Alasan utama Bung Karno membangun dua tempat ibadah itu untuk mempererat kerukunan antara umat Muslim dan umat Katolik di Indonesia.

"Memang sejarah mesjid Istiqlal dan Katedral itu sangat erat. Kenapa, karena memang bung Karno  ingin memperatkan antar umat beragama. Bukan agama yang ingin dieratkan tapi umatnya. Agar dapat saling bersilahturahmi," kata Abu saat ditemui suara.com di Mesjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (3/4/2015).

Dia menceritakan awal mula di bangunnya Mesjid termegah di Asia Tenggara itu.

"Nah sengaja bangunan istiqlal itu dibangun di situ. Dulu ini taman yang dikorbankan untuk didirikan sebuah mesjid.  Yang adalah taman terbesar di Asia Tenggara. Waktu itu, terindah dan megah, sekarang tamannya (bernama) Wijayakusuma,” terang Abu.

Menurut dia, Mesjid tersebut juga dibangun dengan tujuan mensyukuri nikmat kemerdekaan sebagai manifestasi rasa syukur dan untuk mempererat toleransi umat beragama.

"Makanya diberi nama istiqlal.  Yang itu artinya merdeka dalam bahasa arab. Mesjid juga diupayakan oleh bung Karno bersama teman-teman dan pendiri sebagai simbol toleransi beragama di Indonesia," katanya.

Pembangunan Mesjid Istiqlal sendiri, katanya, juga dibangun oleh arsitek kenamaan yang bukan beragama Islam.

"Kalau kita lihat sejarahnya, pembangunan mesjid ini tidak didominasi kaum muslim. Tapi ada juga tokoh2 dari luar Islam. Dari  non Muslim, Protestan dan Katolik. Yang paling terkenal adalah bapak Fredrick Silaban, dia adalah arstitek Mesjid Istiqlal. Beliau bukan islam, beliau seorang kristen. Tapi beliau sangat berjasa dalam pembangunan mesjid Istiqlal," kata Abu.

Humas Paskah 2015 Gereja Katedral Jakarta Robert Kenji juga membenarkan jika salah satu arsitek yang membangun Mesjid Istiqlal adalah seorang Nasrani.

Untuk itu, dia berharap kerukunan antara umat beragama di Indonesia bisa terus terjalin. Seperti sejarah berdirinya Mesjid Istiqlal dan Gereja Katolik Katedral yang menjadi simbol perekat antar umat beragama.

"Kami berharap kerukunan umat beragama di Indonesia ini semakin erat dengan tanpa adanya diskriminasi atau masalah-masalah. Kecurigan-kecurigaan  antar umat beragama kita berharap itu tidak terjadi, karena toh dari sejarah kita tahu, yang membangun mesjid istiqlal seorang umat Nasrani," kata Kenji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Salat di Istiqlal, Warga Kerumuni Pedagang Bahan Batu Akik

Usai Salat di Istiqlal, Warga Kerumuni Pedagang Bahan Batu Akik

News | Jum'at, 03 April 2015 | 17:53 WIB

Toleransi Umat Beragama di Lapangan Parkir Masjid

Toleransi Umat Beragama di Lapangan Parkir Masjid

News | Jum'at, 03 April 2015 | 16:55 WIB

Antisipasi Kemacetan di Katedral

Antisipasi Kemacetan di Katedral

News | Jum'at, 03 April 2015 | 14:37 WIB

Paskah, Kendaraan Kota Ini Dibatasi Kecepatannya 4 Km/Jam

Paskah, Kendaraan Kota Ini Dibatasi Kecepatannya 4 Km/Jam

News | Jum'at, 03 April 2015 | 12:57 WIB

Uskup Suharyo: Jangan Hubungkan ISIS dengan Islam

Uskup Suharyo: Jangan Hubungkan ISIS dengan Islam

News | Kamis, 25 Desember 2014 | 14:13 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB