Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Vania Rossa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:26 WIB
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
IndoBeauty Expo 2026. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • CEO Krista Exhibitions Group Daud D. Salim menyatakan industri kecantikan di Jakarta memiliki peluang besar lewat IndoBeauty Expo 2026.
  • Konsumen kini semakin cerdas memilih produk perawatan diri dengan memperhatikan kandungan bahan dan keamanan demi mendukung kesehatan kulit.
  • Pelaku industri kecantikan nasional harus terus meningkatkan kualitas inovasi, teknologi, dan kolaborasi agar mampu bersaing di pasar global.

Suara.com - Industri kecantikan Indonesia terus mengalami pertumbuhan pesat. Perawatan diri yang dulu dianggap sebagai kebutuhan tambahan, kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, baik perempuan maupun laki-laki.

Perubahan perilaku konsumen, meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan kulit, hingga kemunculan berbagai tren kecantikan baru membuat industri kosmetik bergerak semakin dinamis.

Produk kecantikan saat ini tidak hanya menawarkan fungsi mempercantik penampilan, tetapi juga menghadirkan solusi yang lebih personal sesuai kebutuhan konsumen, mulai dari skincare untuk berbagai jenis kulit, produk berbahan alami, hingga kosmetik dengan teknologi formulasi terbaru.

Perkembangan tersebut turut mendorong pelaku industri untuk terus berinovasi agar mampu bersaing, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di tingkat global.

CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengatakan industri kecantikan memiliki peluang besar seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk perawatan diri.

"Industri kecantikan terus berkembang dan membutuhkan ruang kolaborasi untuk mempertemukan produsen, distributor, pemilik merek, beauty professional, hingga investor," ujar Daud dalam penyelenggaraan IndoBeauty Expo 2026 di Jakarta.

Menurutnya, perkembangan industri kecantikan tidak hanya bergantung pada banyaknya produk yang beredar, tetapi juga kemampuan pelaku usaha menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas produk.

Konsumen Makin Cerdas Memilih Produk Kecantikan

Salah satu perubahan besar dalam industri kosmetik adalah meningkatnya pengetahuan konsumen.

baca juga

Jika sebelumnya keputusan membeli produk kecantikan banyak dipengaruhi oleh tren atau popularitas merek, kini konsumen semakin memperhatikan kandungan bahan, keamanan produk, hingga kecocokan dengan kebutuhan kulit.

Fenomena ini mendorong produsen kosmetik untuk lebih transparan dalam menyampaikan informasi produk.

Label kandungan bahan, klaim manfaat, hingga sertifikasi keamanan menjadi faktor penting yang dipertimbangkan sebelum konsumen melakukan pembelian.

Selain itu, tren kecantikan juga semakin bergeser dari sekadar mengejar tampilan sempurna menuju konsep self-care atau perawatan diri sebagai bagian dari menjaga kesehatan dan kepercayaan diri.

Teknologi Dorong Wajah Baru Industri Beauty

Kemajuan teknologi turut mengubah cara industri kecantikan berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Health | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional

DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Terkini

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

×