Tolong, Tumor Ganas Gerogoti Bocah Yatim Ini

Laban Laisila

Sabtu, 04 April 2015 | 06:27 WIB
Tolong, Tumor Ganas Gerogoti Bocah Yatim Ini
Bocah yatim Rahmatun Nufus penderita tumor ganas di Aceh. [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Rahmatun Nufus (14 tahun) terbaring lemas di atas ranjang. Air matanya tak henti mengalir, menahan rasa sakit di kakinya.

Sesekali, kala kaki yang terus membengkak itu berdenyut, Nufus menangis kencang. Suaranya yang parau, terdengar kuat menyelusup seluruh ruangan rumahnya di Darussalam, Banda Aceh.

"Ma..mamak..sakit mak. Sakit mak..sakit," jerit Nufus memanggil orangtuanya.

Rahmatun Nufus, bocah belia ini adalah warga Desa Rot Teungoh, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

Anak yatim pasangan Almarhum Lakamah dan Maimunah, sejak setahun terakhir menderita penyakit tumor ganas. Kaki kanan bocah itu, kian hari semakin membesar.

"Kakinya nggak bengkak-bengkak kali waktu pertama kita bawa ke dokter. Baru sebulan lalu kakinya gini, setelah kita cek rutin di rumah sakit di Aceh Selatan," kata Marzulisma (30 tahun), kakak kandung Nufus, Jumat (3/4/15) saat di Banda Aceh.

Sakit pada kaki Nufus, kata dia, mulanya biasa saja. Tak ada tanda-tanda pembengkakan seperti saat ini. Ketika pertama dilakukan pengecekan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H Yulidin Away, kaki si bungsu ini hanya diklaim sakit tulang biasa.

"Dokter di sana (Aceh Selatan) bilang cuma pembengkakan tulang, maka kakinya sakit," ujarnya.

Karena kaki kanannya tak kunjung sembuh dan semakin membengkak, kata Marzulisma, pihak rumah sakit merujuk Rahmat Nufus ke Rumah Sakit Zainoel Abidin, Banda Aceh. Ini dilakukan pihak RSUD Dr Yulidin Away setelah Nufus dirawat 20 hari di sana. 

"Karena keterbatasan sumber daya dan fasilitas, dirujuklah kemari (Banda Aceh)," katanya.

Selama di Banda Aceh, kata dia, Nufus mendapat perawatan yang maksimal oleh dokter di RSUZA. Para dokter yang menangani Nufus melakukan pengecekan ulang terkait penyakit yang didera.

Alhasil, diketahui bahawa penyakit yang diderita Rahmatun Nufus adalah tumor ganas yang sudah stadium empat.

"Ada sekitar lima hari disana (RSUZA) sebelum kita bawa pulang kemari. Setelah dirotgen, kata dokter penyakit Nufus tumor," ujarnya.

Dokter spesialis bedah tulang Rumah Sakit Umum dr Zainal Abdin (RSUZA), Banda Aceh dr Azharuddin SpOT, K-Spine yang menangani Rahmatun Nisfu mebenarkan hal tersebut. Kata dia, penyakit Nufus merupakan tumor yang paling ganas di bidang bedah tulang adalah osteosarkoma.

Penyakit ini sering menyerang anak usia belasan tahun, antara 8-15 tahun. Lokasi biasanya biasa sering di pangkal lutut dan panggal paha.

“Kalau pada kasus si-Nufus ini, tumornya itu dipangkal paha. Secara ilmu ortopedi, sangat tidak mungkin dilakukan amputasi. Kalau memang mau dilakukan amputasi harus satu sendi di atas tumor bersarang. Jadi sampai batas perutnya, kan tidak mungkin," kata dr Azharuddin SpOT, K-Spine di Banda Aceh, Jumat (3/4/15).

Alasan tersebut, diutarakannya lantaran melihat kondisi tumor pada Nufus yang semakin mengganas. Kata dia, selain penanganannya sudah telat, bila penyakit itu dibedah maka akan mengalami pendarahan yang luar biasa. Sehingga sangat berbahaya untuk kondisi pasien.

“Bahayanya kalau dilakukan amputasi, tumor yang sudah begitu besar sangat rentan terjadi pendarahan, susah berhent. Sama ini kayak kita mengganggu sarang tawon," ujarnya.

Menurutnya, secara umum solusi atas penyakit ini adalah operasi dan tidak operasi. Jika kondisi pasien tidak memungkinkan lagi menjalani hal tersebut, maka pihak rumah sakit hanya bisa memberikan terapi paliatif. Terapi paliatif untuk kangker stadium lanjut dilakukan dengan memberikan obat-obat agar si pasien tidak merasa sakit.

“Kalau dia terasa nyeri maka kita beri obat nyeri. O...Nggak bisa tidur diberi obat penenang sampai tertidur nyenyak, kalau tidak mau makan kita berikan obat selera makan, cuma itu bisa dilakukan sekarang,” katanya.

Dikatakannya, tumor mengindap pada kaki Rahmatun Nufus, tidak bisa lagi dikecilkan atau disembuhkan. Tulang pada bagian pangkal pahanya semakin hari terus digerogoti tumor tersebut.

Untuk membuat Nufus tetap bertahan hidup, solusinya hanya pada terapi paliatif. Dengan terapi itu, kata dia, setidaknya rasa sakit yang diderita berkurang, asupan gizi dan protein juga terpenuhi.

"Kalaupun ini kita rujuk ke rumah sakit lain, pengobatannya tetap sama saja yaitu terapi paliatif," tuturnya.

Kendati demikian, pihak keluarga berharap Nufus bisa disembuhkan. Bocah yang kini duduk di kelas 2 MTsN Kuta Buloh, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan, punya keinginan besar dapat melanjutkan sekolahnya.

"Kalau sembuh, dia ingin balek ke sekolah, belajar lagi kayak biasa. Dia ingin ketemu kawan-kawannya," ucap Kakak Nufuz, Marzulisma sambi menitikan air mata. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Derita Anak Pemulung di Aceh yang Terkena Tumor Ganas

Derita Anak Pemulung di Aceh yang Terkena Tumor Ganas

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 16:00 WIB

Ada 100 Belatung Hidup Bersarang di Hidung Kakek Ini

Ada 100 Belatung Hidup Bersarang di Hidung Kakek Ini

News | Sabtu, 28 Maret 2015 | 08:40 WIB

Nenek Tua, Penderita Tumor Wajah di Jember Butuh Bantuan

Nenek Tua, Penderita Tumor Wajah di Jember Butuh Bantuan

Health | Selasa, 24 Maret 2015 | 12:47 WIB

Mungkinkah Kista Penyakit Keturunan?

Mungkinkah Kista Penyakit Keturunan?

Health | Senin, 23 Maret 2015 | 12:32 WIB

Gatal di Leher Hingga Muncul Benjolan, Pertanda Apa?

Gatal di Leher Hingga Muncul Benjolan, Pertanda Apa?

Health | Senin, 23 Februari 2015 | 18:09 WIB

Terkini

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

×