Kecelakaan di Puncak, Bus Pariwisata Nyangkut di Pembatas Jalan

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Minggu, 05 April 2015 | 16:29 WIB
Kecelakaan di Puncak, Bus Pariwisata Nyangkut di Pembatas Jalan
Antrean kendaraan di jalur puncak Cisarua, Bogor, Jawa Barat, sore hari. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Bus Pariwisata Aryantha Putera berpenumpang mengalami kecelakaan di tanjakan Selarong, Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/4/2015) sekitar jam 15.00 WIB.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Bramastyo Priaji menyebutkan peristiwa tersebut terjadi ketika arus lalu lintas bergerak satu arah dari arah Puncak menuju Jakarta.

Bramastyo menjelaskan ketika itu bus bergerak dari arah Puncak menuju Jakarta, saat melintas di tanjakan Selarong, bus lepas kendali hingga akhirnya berhenti setelah menghantam pembatas jalan yang berada di sisi kanan.

"Diduga lepas kendali bus tidak mampu menguasai kecepatan hingga menghantam pembatas jalan dan saat ini posisi bus tersangkut di pinggir jembatan," kata AKP Bramastyo.

Ia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini, sebagian penumpang sudah ada yang beralih bus untuk pulang ke rumah masing-masing.

Sementara itu, posisi badan bus saat ini masih tersangkut di pembatas jalan dekat tanjakan Selarong menunggu mobil derek mengevakuasi.

"Arus masih dua arah menuju ke bawah, situasi masih dapat kita kendalikan, sejauh ini tidak menghambat arus lalu lintas," kata Bramastyo.

Meski demikian, lanjutnya, polisi mengimbau agar pengendara kendaraan bermotor yang melintasi jalur Puncak untuk berhati-hati, terutama saat diberlakukan sistem satu arah agar tidak melaju kendaraan dengan kecepatan tinggi untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Karena kebiasaan para pengendara saat jalur Puncak diberlakukan satu arah, kendaraan dapat di dua jalur di Jalan Raya Puncak sehingga memacu kecepatan lebih tinggi dari biasanya.

"Waspadai jalan yang licin karena hujan, serta arus kendaraan roda dua yang datang dari dua arah karena sepeda motor tidak terkena one way," katanya.

Ia menambahkan hari ini merupakan arus balik dari libur panjang Paskah, jumlah kendaraan yang bergerak turun dari Puncak cukup padat. Petugas telah memberlakukan one way sejak pukul 15.00 WIB dan akan dibuka pukul 18.00 WIB. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Jangan Lewat Jalur Alternatif Menuju Puncak

Polisi: Jangan Lewat Jalur Alternatif Menuju Puncak

News | Jum'at, 03 April 2015 | 10:00 WIB

Puncak Macet, Polisi Terapkan "One Way"

Puncak Macet, Polisi Terapkan "One Way"

News | Jum'at, 03 April 2015 | 09:34 WIB

Delapan Kendaraan Terlibat Tabrakan di Puncak, Dua Tewas

Delapan Kendaraan Terlibat Tabrakan di Puncak, Dua Tewas

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 22:34 WIB

Ingin ke Puncak Hari Ini? Perhatikan Jadwal Buka Tutup Jalur

Ingin ke Puncak Hari Ini? Perhatikan Jadwal Buka Tutup Jalur

News | Minggu, 01 Februari 2015 | 07:07 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB