Misa Paskah, Paus Doakan Perdamaian di Suriah, Irak dan Yaman

Arsito Hidayatullah

Minggu, 05 April 2015 | 19:26 WIB
Misa Paskah, Paus Doakan Perdamaian di Suriah, Irak dan Yaman
Paus Fransiskus saat membacakan pesan bertajuk 'Urbi et Orbi' dari balkon di lapangan St Peter, Vatikan, seusai misa Paskah, Minggu (5/4/2015). [Reuters/Alessandro Bianchi]

Suara.com - Dalam pesan Paskah yang disampaikan seusai misa di Vatikan, Minggu (5/4/2015) pagi waktu setempat, Paus Fransiskus memanjatkan doa demi berakhirnya penindasan terhadap umat Kristiani. Pesan yang ia bacakan itu terkait dengan pembantaian sejumlah besar pelajar Garissa University di Kenya oleh kelompok Islam radikal.

Rangkaian serangan terhadap sejumlah warga khususnya umat Kristiani di Afrika dan Timur Tengah belakangan, memang menjadi latar belakang suasana tersendiri dalam perayaan Paskah tahun ini. Makanya, di hadapan ribuan umat di lapangan St Peter di Vatikan yang diterpa hujan hari ini, melalui pesan Paskah 'Urbi et Orbi' (Untuk Vatikan dan Seluruh Dunia)-nya, Paus Fransiskus pun tak lupa mendoakan perdamaian di kawasan Timur Tengah dan Afrika.

"Kami meminta Yesus, pemenang atas kematian, untuk meringankan penderitaan banyak sekali saudara laki-laki dan perempuan kami yang harus ditindas atas nama Yesus, dan mereka yang harus menderita ketidakadilan sebagai dampak dari konflik dan kekerasan yang masih berlangsung -- dan mereka banyak sekali," ungkap Paus Fransiskus.

Pesan dan doa Paus itu terutama terkait pembantaian hampir 150 orang di beberapa gereja di Kenya oleh kelompok militan Al Shabaab, termasuk lewat eksekusi mati jarak dekat, beberapa waktu terakhir. Warga Kristen di sana bahkan sampai harus bergantung pada penjagaan personel militer bersenjata saat menjalankan ibadahnya.

"Semoga doa-doa berkesinambunagn dipanjatkan oleh semua orang berhati baik bagi mereka yang telah kehilangan nyawanya. Saya terutama memikirkan anak-anak muda yang Kamis lalu terbunuh di Garissa University College di Kenya, semua yang telah diculik, juga semua yang dipaksa meninggalkan rumah dan harus berpisah dengan keluarga tercinta," sambung Paus.

Lebih jauh, sosok Paus berusia 78 tahun asal Argentina itu, pun menyerukan perdamaian di Libya, di mana Februari lalu terjadi pemenggalan terhadap setidaknya 22 umat Kristen Koptik Mesir oleh kelompok ISIS. Terkait pembantaian itu, Paus pun menyerukan dihentikannya "pertumpahan darah yang absurd dan tindak kekerasan barbar" tersebut. Tak lupa, Paus pun berdoa untuk perdamaian di Suriah, Irak, Yaman, juga Sudan, Sudan Selatan, serta Republik Kongo dan Nigeria.

"Kami mendoakan perdamaian dan kemerdekaan bagi banyak lelaki dan perempuan yang masih menjadi korban perbudakan gaya lama maupun baru yang dilakukan oleh individu-individu dan kelompok penjahat," ujarnya pula.

"Perdamaian dan kemerdekaan pula hendaknya bagi para korban pengedar narkoba yang sering kali bersekutu dengan pemegang kekuasaan yang harusnya membela perdamaian dan menegakkan kehamonisan di masyarakat. Dan kami pun mendoakan perdamaian atas dunia yang masih menjadi sasaran para penjual senjata yang mendapatkan uangnya lewat darah para lelaki dan perempuan (yang tewas)," sambung Paus. [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bentuk Nyata Kerukunan Muslim-Kristen saat Paskah

Ini Bentuk Nyata Kerukunan Muslim-Kristen saat Paskah

News | Sabtu, 04 April 2015 | 06:03 WIB

Airmata Paskah Warga Palestina di Israel

Airmata Paskah Warga Palestina di Israel

News | Sabtu, 04 April 2015 | 06:00 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×