Kongres PDIP Ditutup, Megawati Lakukan "Stand Up Comedy"

Arsito Hidayatullah | Bagus Santosa | Suara.com

Sabtu, 11 April 2015 | 14:21 WIB
Kongres PDIP Ditutup, Megawati Lakukan "Stand Up Comedy"
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat diserahi cenderamata dalam penutupan Kongres IV PDIP di Sanur, Bali, Sabtu (11/4/2015). [Suara.com/Bagus Santosa]
Kongres IV PDI Perjuangan (PDIP) resmi ditutup pada Sabtu (11/4/2015), setelah dibuka pada Kamis (8/4) lalu. Dalam acara penutupan itu, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri meminta supaya hasil dari kongres ini diterapkan ke daerah masing-masing.

"Sampaikan salam saya ke daerah. Dan kita harus segera bekerja," ujar Megawati dalam pidatonya, di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Sabtu (11/4).

Dalam pidatonya, Megawati menyerukan agar seluruh kader PDI Perjuangan menjalankan peran dan kewajibannya, mengawal serta memastikan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjalan efektif sesuai dengan garis perjuangan partai.

Selain itu, Megawati juga meminta supaya seluruh kader melaksanakan gerakan revolusi mental. Hal itu menurutnya supaya bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang dihormati oleh negara lain.

"Kita bangsa merdeka. Tapi, kemalasan dan kebodohan masih menancap dalam diri kita," kata Megawati.

Di tengah pidato, Megawati pun sempat melontarkan sejumlah guyonan yang mengundang riuh tawa ribuan peserta kongres. Dia antara lain sempat mencurahkan isi hati dan harapannya, agar media massa dapat membantu membangkitkan rasa optimisme bangsa dalam menyelesaikan berbagai permasalahan negara.

"Saya punya cerita. Ada orang Batak dan Madura yang bertengkar. Yang orang Madura bilang, 'Hei, besi saja aku makan.' Dan yang orang Batak bilang, 'Kalau tidak ada undang-undang, saya sudah makan orang,'" tutur Megawati, yang disambut riuh tawa peserta kongres.

"Saya pernah ke Wamena, ke sana (kan) bisanya naik pesawat. Di sana ada dua lorong. Karena di sana berkabut, pilot itu bilang, 'Kita lewati kabut atau kita jatuh,'" katanya lagi, yang disambut tepuk tangan hadirin.

"Ini... apa itu namanya, stand up comedy," sambung Megawati, yang segera pula disambut tawa para kadernya.

Dalam prosesi penutupan kongres ini, juga ada acara penyerahan cenderamata dari panitia acara. Dalam hal ini, I Wayan Koster selaku Ketua Panitia Kongres, memberikan sebuah lukisan untuk Ketua Umum PDI Perjuangan periode 2015-2020, Megawati Soekarnoputri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Megawati Sakitnya Tuh di Sini

Pengamat: Megawati Sakitnya Tuh di Sini

News | Sabtu, 11 April 2015 | 13:15 WIB

Pembacaan Sikap Politik  Tutup Kongres PDI Perjuangan

Pembacaan Sikap Politik Tutup Kongres PDI Perjuangan

News | Sabtu, 11 April 2015 | 09:52 WIB

Megawati Berkelakar Terus Saat Perkenalkan Pengurus Baru PDIP

Megawati Berkelakar Terus Saat Perkenalkan Pengurus Baru PDIP

News | Jum'at, 10 April 2015 | 20:43 WIB

Isi  Lengkap Pidato Megawati yang Singgung Penumpang Gelap

Isi Lengkap Pidato Megawati yang Singgung Penumpang Gelap

News | Jum'at, 10 April 2015 | 20:27 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB