Kehidupan Pernikahan 'Normal' Tiga Orang Gay

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 19 April 2015 | 11:19 WIB
Kehidupan Pernikahan 'Normal' Tiga Orang Gay
Ilustrasi gay. (Shutterstock)

Suara.com - Gay atau homoseksual masih dilarang keras di kalangan muslim dunia. Alhasil gay hanya bisa memilih dua pilihan, tetap hidup sebagai gay atau bersandiwara hidup 'normal'.

Khalil sudah memilih di antara 2 pilihan itu, dia memilih bersandiwara dan memakai 'topeng'. Lelaki asal Pakistan yang menetap di London itu menikah dengan perempuan pilihan ayahnya 7 tahun lalu. Dia juga sudah memiliki 2 anak. Namun Khalil tetap menjadi gay.

Dia bercerita sejak 17 tahun menjadi 'gay sejati'. Tipe keluarga Pakistan yang berhubungan erat, menyebabkan saban bulan ada pertemuan keluarga besar. Di sana ayahnya selalu membicarakan soal pernikahan. Khalil dan dua adik perempuannya selalu dijodohkan oleh anak dari teman orangtua mereka.

"Mereka membawa serta putri mereka yang sepantaran dengan usia saya. Ayahku terus membuat lelucon tentang pernikahan. Aku tahu dia sedang bercanda, tapi aku berusaha untuk tidak merasa ngeri. Aku tidak tertarik padanya (perempuan) sama sekali. Saya menyadari pada saat itu bahwa saya tidak pernah tertarik dengan salah satu gadis-gadis yang telah datang sebelumnya," kata Khalil.

Dia merasa hidupnya ada di dua sisi. Sebagai pribadi, dia adalah gay. Namun dia seorang suami dari perempuan dan memiliki 2 anak. Secara seksual, Khalil masih 'berdamai'.

Khalil tidak sendiri merahasiakan orientasi seksualnya dengan harus menikahi perempuan. Pria berjenggot itu juga mempunyai 2 teman yang senasib. Mereka adalah Adnan dan Mohamed. Adnan, lelaki tinggi dan kurus. Sementara Mohamed, lelaki pendek dan kekar.

Ketiga gay itu tidak menjalani kehidupan sebagai gay, semisal berhubungan seksual. Khalil menjelaskan jika dia dan temannya muslim yang taat. Mereka ingin memperkuat jati diri sebagai muslim.

Homoseksual menjadi hal yang terlarang di komunitas Islam. Sebab Islam hanya mengenal laki-laki dan perempuan. Sementara kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dianggap kaum terlarang dan zina. Sementara LGBT itu nyata dan ada. Terlebih di Inggris. Namun mereka masih tertutup.

Adnan paham dengan cara pandang homoseksual di mata Islam. Namun dia menilai pandangan itu tidak sesederna homoseksua 'haram'.

"Bukan homoseksualitasnya yang dosa. Ini persoalan dorongan seksual Anda. Saya pikir ini benar, bahkan disalahpahami oleh media, sehingga mereka membuat bahwa Islam itu homophobic, atau anti-gay atau apa pun itu. Sekarang bagaimana kita menahan hal-hal yang haram," jelasnya.

Mohammed sepakat. Dia pernah berpengalaman mempunyai teman kencan saat SMA. Dia bahkan pergi ke klub malam dan berhubungan badan. Tapi dia merasa itu salah.

"Ketika ibuku meninggal aku mulai benar-benar mempelajari Islam secara serius. Semua harus berakhir kepada Allah," kata dia. (buzzfeed)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hillary: Pernikahan Sesama Jenis Harus Jadi Hak Konstitusi

Hillary: Pernikahan Sesama Jenis Harus Jadi Hak Konstitusi

News | Kamis, 16 April 2015 | 12:32 WIB

SMA Ini Ajarkan Propaganda Anti-Muslim

SMA Ini Ajarkan Propaganda Anti-Muslim

News | Jum'at, 10 April 2015 | 13:40 WIB

Perempuan Ini Dipaksa Lepas Jilbab di Pengadilan

Perempuan Ini Dipaksa Lepas Jilbab di Pengadilan

News | Jum'at, 10 April 2015 | 06:02 WIB

Cinta Damai, Gadis Cantik India Ini Pelajari 3 Agama

Cinta Damai, Gadis Cantik India Ini Pelajari 3 Agama

News | Jum'at, 03 April 2015 | 14:10 WIB

Kawasan Wisata Ini Khusus untuk Waria, Lesbian dan Gay

Kawasan Wisata Ini Khusus untuk Waria, Lesbian dan Gay

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 05:31 WIB

Kisah Homoseksual Naik Haji

Kisah Homoseksual Naik Haji

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 06:27 WIB

MK Jerman: Guru Boleh Pakai Jilbab saat Mengajar

MK Jerman: Guru Boleh Pakai Jilbab saat Mengajar

News | Sabtu, 14 Maret 2015 | 15:42 WIB

Italia Larang Masjid Dibangun di Kota Ini

Italia Larang Masjid Dibangun di Kota Ini

News | Sabtu, 14 Maret 2015 | 13:44 WIB

Muslim Inggris Gunakan Gereja untuk Salat

Muslim Inggris Gunakan Gereja untuk Salat

News | Jum'at, 13 Maret 2015 | 15:42 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×