Perempuan Penghayat Kepercayaan Dideklarasikan Jawa Timur

Tomi Tresnady

Senin, 20 April 2015 | 00:05 WIB
Perempuan Penghayat Kepercayaan Dideklarasikan Jawa Timur
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) berpakaian kebaya dan membawah foto Ibu Kartini saat mengikuti upacara dalam rangka peringatan Hari Kartini di halaman Balai Kota Kediri, Senin (21/4).

Suara.com - Majelis Luhur Penghayat Jawa Timur mendeklarasikan gerakan Perempuan Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di kantor lembaga Pusat Pendidikan Hak Asasi Manusia dan Islam (Pusdikhami) IAIN Tulungagung, Minggu (19/4/2015).

Acara yang digelar bertepatan menyambut Hari Kartini, 21 April, dihadiri oleh sejumlah perwakilan organisasi penghayat se-Jawa Timur yang sudah terdaftar, bekerja sama dengan lembaga Pusdikhami IAIN Tulungagung.

"Deklarasi ini bertujuan untuk mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam kehidupan bernegara," kata Ketua Presidium Majelis Luhur Penghayat Jawa Timur, Otto Bambang Wahyudi saat menjadi pembicara seminar pada kesempatan itu.

Ia lalu mengingatkan peran perempuan dalam falsafah Jawa. Menurutnya, selama ini peran perempuan masih belum maksimal dan terkesan dikesampingkan. Tidak hanya di bidang politik bernegara, bahkan dalam aspek sosial-ekonomi dan budaya peran perempuan masih dianggap sebelah mata.

Padahal, kata dia, di tangan perempuan tercipta generasi bangsa yang lebih baik. Tidak sedikit perempuan yang sudah terbukti mampu menjawab tantangan zaman, bersaing dengan kaum laki-laki.

"Gerakan ini merupakan salah satu pelopor agar perempuan tidak lagi diremehkan di masyarakat," ujarnya.

Senada, Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia, Dian Yeni Cahyawati menilai selama ini perempuan selalu berada di lingkungan diskriminasi.

Menurutnya, selama ini peran perempuan masih belum digerakkan secara maksimal.

"Padahal jika digerakkan secara maksimal, hasilnya akan sangat luar biasa," kata dia.

Dian juga membantah jika kegiatan ini merupakan gerakan perlawanan terhadap budaya patriarki yang sangat kental di Indonesia.

Menurutnya semangat emansipasi yang dibawa oleh Raden Ajeng Kartini menjadi salah satu pendorong gerakan ini.

"Paling tidak perempuan bisa mendapatkan hak yang sama dengan kaum pria," imbuhnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makna Hari Kartini bagi Ayu Dewi

Makna Hari Kartini bagi Ayu Dewi

Entertainment | Senin, 21 April 2014 | 18:16 WIB

Minat Perempuan Belajar Pasar Modal Meningkat

Minat Perempuan Belajar Pasar Modal Meningkat

Bisnis | Senin, 21 April 2014 | 16:30 WIB

Hari Kartini, Perempuan Masih Sulit Akses Kebutuhan Strategis

Hari Kartini, Perempuan Masih Sulit Akses Kebutuhan Strategis

News | Senin, 21 April 2014 | 16:23 WIB

Perempuan Indonesia Berbagi Kisah

Perempuan Indonesia Berbagi Kisah

Entertainment | Senin, 21 April 2014 | 15:57 WIB

Semangat Kartini, Ayu Ting Ting Tegar Sandang Status Janda

Semangat Kartini, Ayu Ting Ting Tegar Sandang Status Janda

Entertainment | Senin, 21 April 2014 | 14:06 WIB

Semangat Kartini

Semangat Kartini

Foto | Senin, 21 April 2014 | 13:35 WIB

Semangat Kartini di Hari Ini

Semangat Kartini di Hari Ini

Lifestyle | Senin, 21 April 2014 | 13:09 WIB

Terkini

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

×