Ini Aturan Baru Menkeu Soal Mobil Dinas Pejabat RI

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 24 April 2015 | 12:08 WIB
Ini Aturan Baru Menkeu Soal Mobil Dinas Pejabat RI
Petugas menunjukkan mobil dinas anggota DPRD Kota Depok.[Antara/Indrianto Eko Suwarso]

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro telah menandatangani peraturan yang mengatur tentang ketentuan baru mengenai standar spesifikasi kendaraan dinas aparatur negara.

Spesifikasi kendaraan dinas disesuaikan dengan kepangkatan, yang mengacu pada jenis dan kapasitas mesin di dalam mobil dinas..

Dalam peraturan tersebut, pejabat negara setingkat menteri berhak mendapat fasilitas dua unit mobil dinas berjenis sedan atau Sport Utility Vehicle (SUV) dengan kapasitas mesin 3.500 cc atau 6 silinder.

Fasilitas serupa juga berhak diterima oleh wakil menteri atau pejabat setingkatnya, tetapi jumlah kendaraannya dibatasi hanya satu unit.

Seperti dilansir dari situs resmi sekertariat kabinet, ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 76/PMK.06/2015 tentang Standar Barang dan Standar kebutuhan Barang Milik Negara Berupa Alat Angkutan Darat Bermotor Dinas Operasional Jabatan di Dalam Negeri, yang terbit dan berlaku pada 14 April 2015.

Fasilitas ini hanya diperuntukan bagi pejabat negara setingkat eselon IV hingga menteri.

Adapun batas tertinggi dimaksud  sebagaimana terlampir dalam PMK itu sebagai berikut:

Untuk pejabat eselon Ia mendapat fasilitas mobil dinas berjenis sedan 2.500 cc  atau SUV 3.000 cc. Untuk pejabat setingkat di bawahnya, Ib, hanya boleh mendapatkan mobil dinas berjenis sedan dengan kapasitas mesin 2.000 cc.

Semakin rendah tingkat jabatannya, maka semakin rendah pula spesifikasi kendaraan dinas yang boleh ditunggangi pejabat negara. Terendah adalah pejabat eselon IV.

Untuk pejabat eselon IV setara kepala kantor wilayah, yang memiliki areal kerja minimal satu kabupaten berhak mendapat mobil dinas jenis multi purpose vehicle (MPV) 2.000 cc untuk bahan bakar bensin atau MPV 2.500 cc untuk diesel.

Sedangkan untuk pejabat eselon IV atau kakanwil yang areal kerjanya kurang dari satu kabupaten hanya boleh menunggangi sepeda motor dengan kapasitas mesin maksimal 225 cc.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mobil Dinas Belum Dikembalikan, Ketua DPRD DKI Geram

Mobil Dinas Belum Dikembalikan, Ketua DPRD DKI Geram

News | Selasa, 23 Desember 2014 | 12:01 WIB

Beralih ke Motor, Djarot akan Lelang Mobil Dinas

Beralih ke Motor, Djarot akan Lelang Mobil Dinas

News | Selasa, 23 Desember 2014 | 11:05 WIB

Ini Alasan Djarot Tolak Mobil, Tapi Minta Motor

Ini Alasan Djarot Tolak Mobil, Tapi Minta Motor

News | Senin, 22 Desember 2014 | 17:09 WIB

Tolak Dibelikan Mobil, Djarot Cuma Minta Sepeda Motor

Tolak Dibelikan Mobil, Djarot Cuma Minta Sepeda Motor

News | Senin, 22 Desember 2014 | 16:49 WIB

Terkini

Pemerintah Tegur BEI Setelah IHSG Anjlok 11 Persen: Reformasi Harus Kelihatan

Pemerintah Tegur BEI Setelah IHSG Anjlok 11 Persen: Reformasi Harus Kelihatan

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Jang Ki Yong Diincar Bintangi Thriller Korea-Jepang dari Novel Ryu Murakami

Jang Ki Yong Diincar Bintangi Thriller Korea-Jepang dari Novel Ryu Murakami

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:00 WIB

BEI Terkejut Kena Gocek MSCI

BEI Terkejut Kena Gocek MSCI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:58 WIB

DPR Sebut Rotasi Maruli dan Tandyo Hal Lumrah, Peluang Jadi Calon Pengganti Panglima TNI Terbuka

DPR Sebut Rotasi Maruli dan Tandyo Hal Lumrah, Peluang Jadi Calon Pengganti Panglima TNI Terbuka

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:58 WIB

5 Shade Wardah Glasting Liquid Lip untuk Bibir Gelap, Bikin Wajah Tampak Cerah

5 Shade Wardah Glasting Liquid Lip untuk Bibir Gelap, Bikin Wajah Tampak Cerah

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:54 WIB

OTT Bupati Klaten, KPK Sita Rp1,9 Miliar dan Temukan Uang dalam Tong

OTT Bupati Klaten, KPK Sita Rp1,9 Miliar dan Temukan Uang dalam Tong

Foto | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:53 WIB

KAI Commuter Batalkan 7 Perjalanan KRL Bogor Pagi Ini, Dua Rangkaian Masih 'Opname' di Bukit Duri

KAI Commuter Batalkan 7 Perjalanan KRL Bogor Pagi Ini, Dua Rangkaian Masih 'Opname' di Bukit Duri

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Shin Tae-yong Tak Terima Persija Diminta Dikurangi Poin usai Insiden Penyerangan Bus Persib U-18

Shin Tae-yong Tak Terima Persija Diminta Dikurangi Poin usai Insiden Penyerangan Bus Persib U-18

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Melembapkan Sekaligus Melindungi, 5 Face Mist dengan Kandungan SPF

Melembapkan Sekaligus Melindungi, 5 Face Mist dengan Kandungan SPF

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Karhutla Meluas ke 26 Provinsi, Cak Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih

Karhutla Meluas ke 26 Provinsi, Cak Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:47 WIB

×