Perampok yang Ditembak Mati Pembentuk 100 Kelompok Begal

Suwarjono | Suara.com

Sabtu, 25 April 2015 | 08:36 WIB
Perampok yang Ditembak Mati Pembentuk 100 Kelompok Begal
Ilustrasi perampokan (Freedigitalphotos/Toa55)

Meski pemberantasan begal di Jakarta gencar dilakukan, aksi rampok jalanan masih saja terjadi. Kasus terakhir, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) baru-baru ini menembak mati salah satu pimpinan pembegal. Polda memastikan pimpinan pembegal yang ditembak mati, Zakaria alias Zakar telah membentuk 100 kelompok pelaku kejahatan.

"Kami perkirakan Zakar sudah membentuk lebih dari 100 kelompok dimana dia jadi pimpinannya," kata Kepala Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Didik Sugiarto di Jakarta.

Polda Metro Jaya juga mencatat Zakar merupakan residivis karena dua kali terlibat kasus pencurian dengan kekerasan.

Didik menuturkan tersangka Zakar yang berasal dari Jabung, Lampung Timur itu, merekrut para remaja di daerahnya untuk menjadi pelaku kejahatan.

Sebagai contoh, Zakar memiliki dua orang anggota yang masih di bawah umur berinisial AN (17) dan FR (16) untuk menjadi pelaku kejahatan.

Selain itu, Zakar juga memiliki dua anggota sebagai penadah Ahmad alias Perak dan Wadah Suganda yang dibekuk petugas di sekitar Duren Sawit Jakarta Timur pada 21 April 2015.

Didik mengungkapkan kelompok Zakar menyasar sepeda motor yang parkir di lokasi yang sepi atau tanpa penjagaan.

"Namun jika ada pemiliknya, tersangka Zakar tidak segan melukai korban menggunakan senjata api rakitan," ujar Didik.

Selain menangkap lima pelaku, polisi juga menyita sepucuk senjata api rakitan, empat butir peluru kaliber 9 mm, kunci "T", sebilah senjata tajam, tiga unit sepeda motor curian dan dua unit telepon selular.

Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya menggerebek sebuah rumah kontrakan yang diduga tempat persembunyian pelaku kejahatan pimpinan Zakaria di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (24/4) dinihari.

Petugas menembak mati Zakaria karena terlibat baku tembak saat penggerebekan itu, sedangkan empat pelaku lainnya dibawa ke Polda Metro Jaya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Bulan 11 Begal Tewas Dikeroyok, Tapi Tak Bikin Kapok, Kenapa?

3 Bulan 11 Begal Tewas Dikeroyok, Tapi Tak Bikin Kapok, Kenapa?

News | Rabu, 01 April 2015 | 13:10 WIB

Polisi Tembak Mati Begal di Bogor

Polisi Tembak Mati Begal di Bogor

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 06:13 WIB

Ditembak, Begal Mengerikan di Jakarta Timur

Ditembak, Begal Mengerikan di Jakarta Timur

News | Rabu, 25 Maret 2015 | 05:13 WIB

Ini Cara Tangani Begal Usia Remaja Versi Psikolog

Ini Cara Tangani Begal Usia Remaja Versi Psikolog

News | Rabu, 18 Maret 2015 | 01:30 WIB

Terkini

Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi

Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul

Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:08 WIB

TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS

TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02 WIB

Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker

Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:59 WIB

KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum

KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:58 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:56 WIB

KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:46 WIB

Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:43 WIB

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB