Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang

Dimas Sagita

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:56 WIB
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang
Serangan terhadap anggota UNIFIL memicu reaksi keras dari Jakarta. Pemerintah mengutuk pembunuhan prajurit TNI, sementara desakan evakuasi pasukan mulai menggema di Senayan.

Suara.com - Pemerintah Indonesia mengutuk keras insiden serangan di Lebanon yang menewaskan seorang prajurit TNI yang menjadi anggota Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL).

Kementerian Luar Negeri Indonesia juga menyerukan dilakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan atas insiden tersebut.

"Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan," kata Kemlu IndonesiaI melalui akun X @Kemlu_RI, Senin (30/03).

Secara terpisah, politikus Partai Golkar yang juga anggota DPR Dave Laksono, meminta pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan kembali keberadaan prajurit TNI di Lebanon.

Bila perlu, lanjutnya, segera dilakukan penarikan pasukan TNI dari negara itu.

"Ada baiknya pemerintah melakukan, apa namanya, penarikan ataupun juga evaluasi terhadap keberadaan prajurit kita di Lebanon," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/03).

Sebelumnya, Sekjen PBB Antnio Guterres melalui akun X-nya, Senin (30/03), menyebut satu anggota TNI meninggal dan seorang lainnya mengalami luka serius.

"Saya mengutuk keras insiden hari Minggu yang menewaskan seorang penjaga perdamaian Indonesia dari @UNIFIL_ di tengah permusuhan antara Israel & Hizbullah," tulisnya.

Dia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, teman, dan kolega penjaga perdamaian yang meninggal, serta kepada Indonesia.

baca juga

Guterres menyerukan kepada semua pihak untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan untuk memastikan keselamatan dan keamanan personel dan properti PBB.

Belum ada keterangan resmi yang merinci identitas prajurit TNI yang meninggal dunia dalam serangan tersebut.

Kemlu melaporkan ada tiga anggota TNI lainnya yang cedera setelah "tembakan artileri tidak langsung" di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Minggu (29/03).

Kantor berita Reuters melaporkan, seorang penjaga perdamaian tewas setelah sebuah proyektil meledak di salah satu pos di dekat desa Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan, Minggu.

UNIFIL, tambah Reuters, juga menyebut satu penjaga perdamaian lainnya mengalami luka kritis.

Dilaporkan sejauh ini UNIFIL menyatakan belum mengetahui asal proyektil tersebut.

Kemlu Indonesia menyatakan keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian PBB harus dihormati sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional.

"Segala bentuk ancaman terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan merusak upaya kolektif untuk menjaga perdamaian dan stabilitas," ujar Kemenlu Indonesia.

Dalam keterangan lebih lanjut, Kemenlu Indonesia menegaskan kembali kecamannya terhadap serangan Israel di Lebanon selatan.

Indonesia, melalui Kemenlu, juga menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon.

Serta, "menghentikan serangan terhadap penduduk sipil dan infrastruktur, serta kembali ke dialog dan diplomasi untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan memajukan perdamaian," tegas Kemlu.

Secara terpisah, Kementerian Pertahanan Indonesia menyatakan prajurit TNI yang meninggal dalam serangan di Lebanon berada di tengah situasi saling serang artileri.

"Perlu disampaikan bahwa insiden terjadi di tengah saling serang artileri," kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada Kompas.com, Senin (30/03).

"Proses klarifikasi masih dilakukan oleh UNIFIL," tambahnya.

Menurutnya, terdapat korban dari prajurit TNI, yaitu satu orang meninggal dunia, satu dalam kondisi luka berat, serta dua luka ringan.

Berita ini akan diperbarui secara berkala.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Bri | Senin, 28 September 2026 | 18:53 WIB

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

News | Senin, 28 September 2026 | 18:52 WIB

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:51 WIB

Pakai Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA+++ Perlu Sunscreen Tambahan atau Tidak?

Pakai Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA+++ Perlu Sunscreen Tambahan atau Tidak?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Pengadilan Pajak Dialihkan ke MA Akhir Tahun, Kemenkeu Siapkan Masa Transisi SDM & IT

Pengadilan Pajak Dialihkan ke MA Akhir Tahun, Kemenkeu Siapkan Masa Transisi SDM & IT

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:46 WIB

×