Ahok Ngaku Dulu Pernah Protes Keras UN Siswa

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 04 Mei 2015 | 11:53 WIB
Ahok Ngaku Dulu Pernah Protes Keras UN Siswa
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berada di tengah warga di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Usai meninjau ujian nasional di SMPN 65 Jakarta Utara, Senin (4/5/2015) pagi, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menilai ujian nasional dan pengawasan ujian tahun ini jauh lebih baik dibandingkan 2014.

"Saya kira sistemnya sudah baik saling tukar mengawasi. Saya juga lihat anak-anak tidak stres seperti dulu," ujar Ahok Basuki yang biasa disapa Ahok ketika meninjau pelaksanaan UN SMPN 65 di gedung SMAN 80, Sunter.

Ahok mengungkapkan bahwa dulu sempat tidak setuju dengan kelulusan pelajar ditentukan hasil ujian nasional. Ketika itu, ia setuju kalau kelulusan anak berdasarkan penilaian guru dan kepala sekolah karena mereka yang tahu perkembangan siswa.

"Dari pergaulan tiap hari kan kelihatan kan mana yang nakal dan mana yg mau belajar. Yang penting bagi saya, Kepsek (kepala sekolah) dan guru-guru tahu anak mana yang nakal, dan mana yang untuk kita bantu. Seperti KJP (Kartu Jakarta Pintar) begitu," kata Ahok.

Lebih jauh, Ahok mengatakan semua anak usia sekolah harus mendapatkan kesempatan belajar.

Ahok memahami beban biaya sekolah dan beban hidup yang ditanggung keluarga yang ekonominya lemah. Namun, kata dia, pemerintah tidak tutup mata.

Ahok mengungkapkan uang SPP sekarang bisa mencapai Rp500 ribu - Rp 700 ribu tiap bulan, sedangkan upah minimum provinsi Jakarta sebesar Rp 2,7 juta.

"Nah itu yang kita tawarkan pada guru-guru. Dulu kan kalau anak yang orangtuanya pegawai, perusahaan yang gajinya UMP kan gak boleh dapat, KJP dulu kan. Kalau sekarang tidak, kalau KJP bukan diberikan lihat apakah bapaknya (orangtua) dapat gaji berapa, tapi diberikan apakah anak ini mampu atau tidak. Yang kenali anak dapat KJP adalah guru dan kepsek," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aktivis FSPMI Bakar Diri, Ahok Punya Strategi Bantu Ekonomi Buruh

Aktivis FSPMI Bakar Diri, Ahok Punya Strategi Bantu Ekonomi Buruh

News | Senin, 04 Mei 2015 | 10:41 WIB

Tiga Juta Lebih Pelajar Indonesia Ikuti UN

Tiga Juta Lebih Pelajar Indonesia Ikuti UN

News | Senin, 04 Mei 2015 | 09:41 WIB

Fraksi Gerindra DPRD: Kunci Hak Nyatakan Pendapat ke Ahok di PDIP

Fraksi Gerindra DPRD: Kunci Hak Nyatakan Pendapat ke Ahok di PDIP

News | Minggu, 03 Mei 2015 | 20:02 WIB

Diskusi Gulirkan Hak Nyatakan Pendapat ke Ahok Kocar-kacir

Diskusi Gulirkan Hak Nyatakan Pendapat ke Ahok Kocar-kacir

News | Minggu, 03 Mei 2015 | 16:42 WIB

Terkini

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:27 WIB

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:17 WIB

Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:16 WIB