Pakistan Bantah Taliban Tembak Helikopter Istri Dubes RI

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 09 Mei 2015 | 09:07 WIB
Pakistan Bantah Taliban Tembak Helikopter Istri Dubes RI
Ilustrasi helikopter jatuh. (Shutterstock)

Suara.com - Pakistan membantah helikopter militernya ditembak oleh Taliban. Di dalam helikopter itu ada duta besar Norwegia dan Filipina. Termasuk istri duta besar Indonesia di bagian utara negeri itu.

Sekretaris Luar Negeri Pakistan Azizaz Ahmad mengklaim kemungkinan helikopter jatuh akibat gangguan mesin.

"Angkatan Darat Pakiatan telah mengatur pengamanan klas atas bagi para tamu dan pernyataan TTP mengenai penembakan helikopter itu adalah dusta," kata diplomat senior itu.

Ahmad menjelaskan berdasarkan instruksi perdana menteri, Angkatan Darat Pakistan telah mengerahkan sebanyak 1.000 prajurit bagi tujuan keamanan dan semua puncak gunung di sekitar wilayah itu dipenuhi personel tersebut.

Pejabat di Kementerian Luar Negeri Pakistan itu mengatakan dua helikopter mendarat dengan selamat di Daerah Naltar dan helikopter ketiga mengalami kecelakaan akibat gangguan teknis di dekat lokasi pendaratan.

Seperti dilansir xinhua, Perdana Menteri telah memberi izin bagi perjalanan sebanyak 30 diplomat atas permintaan Ketua Korps Diplomatik.

Ia mengatakan Angkatan Udara Pakistan telah mengembangkan tempat pelancongan bermain ski di Naltar dan kereta gangtung di sana direncanakan diresmikan oleh perdana menteri dengan dihadiri anggota korps diplomatik.

"Gagasan untuk merancang kegiatan itu ialah untuk memberi sumbangan bagi pembangunan daerah indah tersebut," katanya.

Sementara Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan telah membentuk dewan penyelidikan yang dipimpin oleh seorang brigader. Beberapa anggota tim penyelidikan telah sampai ke lokasi kecelakaan dan yang lain sedang dalam perjalanan.

Dewan Penyelidikan itu telah memulai pekerjaan mereka dan segera akan jelas apa yang terjadi. Pejabat tersebut mengatakan kotak hitam helikopter yang naas itu telah ditemukan.

Mengenai pertanyaan lain tentang helikopter yang jatuh tersebut, ia mengatakan helikopter itu dioperasikan pada 2002 dan dirawat secara rutin. Servis terakhir helikopter tersebut dilakukan cuma 11 jam sebelum kecelakaan.

Ahmad mengatakan prioritas pemerintah ialah mengangkut mayat korban, korban cedera dan utusan asing lain kembali ke Islamabad.

Ia menyatakan perdana menteri Pakistan sudah mengumumkan satu hari berkabung pada Sabtu dan bendera nasional di Pakistan termasuk di misi Pakistan di luar negeri akan dikibarkan setengah tiang. Ia mengatakan upacara penghormatan juga sedang diatur.

Diplomat itu mengatakan pengaturan juga sudah dilakukan bagi pengangkutan melalui udara jenazah korban ke negara mereka masing-masing dengan penghormatan penuh. Para pejabat senior dan menteri Pakistan akan menyertai jenazah korban kecelakaan helikopter tersebut ke negara mereka masing-masing. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istri Dubes RI Tewas di Pakistan, Menlu: Kami Turut Belasungkawa

Istri Dubes RI Tewas di Pakistan, Menlu: Kami Turut Belasungkawa

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 19:30 WIB

Istri Dubes RI di Pakistan Tewas Bersama Istri Dubes Malaysia

Istri Dubes RI di Pakistan Tewas Bersama Istri Dubes Malaysia

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 18:38 WIB

Istri Dubes RI di Pakistan yang Tewas Bernama Heri Listyawati

Istri Dubes RI di Pakistan yang Tewas Bernama Heri Listyawati

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 18:31 WIB

Helikopter Apache Jatuh, Dua Penerbang Belanda Tewas

Helikopter Apache Jatuh, Dua Penerbang Belanda Tewas

News | Rabu, 18 Maret 2015 | 04:30 WIB

Terkini

Pertamax Turbo Panaskan Final MotoPrix 2026 di Mijen Semarang

Pertamax Turbo Panaskan Final MotoPrix 2026 di Mijen Semarang

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 11:17 WIB

Panas Laga Timnas Indonesia vs Malaysia, Polda Metro Jaya Terjunkan 2.373 Personel di SUGBK

Panas Laga Timnas Indonesia vs Malaysia, Polda Metro Jaya Terjunkan 2.373 Personel di SUGBK

News | Senin, 28 September 2026 | 11:15 WIB

BEI Keluarkan 92 Saham dari Papan Pemantauan Khusus, 42 Masih Bertahan

BEI Keluarkan 92 Saham dari Papan Pemantauan Khusus, 42 Masih Bertahan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:11 WIB

Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB

Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:10 WIB

Siap Selebrasi di GBK! Bomber Malaysia Sesumbar Ingin Jebol Maarten Paes atau Emil Audero

Siap Selebrasi di GBK! Bomber Malaysia Sesumbar Ingin Jebol Maarten Paes atau Emil Audero

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:09 WIB

7 Cara Membasmi Kecoa di Kamar Mandi, Ampuh dan Tidak Bikin Balik Lagi

7 Cara Membasmi Kecoa di Kamar Mandi, Ampuh dan Tidak Bikin Balik Lagi

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:08 WIB

Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak

Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 11:07 WIB

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi

Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

Gibran Minta Program Dievaluasi Usai Dugaan Keracunan MBG di Batang

Gibran Minta Program Dievaluasi Usai Dugaan Keracunan MBG di Batang

News | Senin, 28 September 2026 | 11:01 WIB

×