Susu dan Jagung Terakhir untuk Kakatua Jambul Kuning Kesayangan

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 12 Mei 2015 | 18:35 WIB
Susu dan Jagung Terakhir untuk Kakatua Jambul Kuning Kesayangan
Burung kakatua jambul kuning di kantor BKSDA DKI Jakarta [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Yudhie Tirta Saputra, mahasiswa UPI YAI jurusan Teknik Industri semester akhir, mengaku memerlukan waktu lama untuk memutuskan menyerahkan burung kakaktua jambul kuning peliharaannya ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam DKI Jakarta.

Pasalnya, burung yang dilindungi UU itu merupakan burung kesayangan keponakannya, Syaekar (7). Bahkan burung tersebut diberi nama Yakob.

Yudhie tidak tega melihat keponakannya bersedih hati melihat Yakob lepas.

"Sebelumnya semalem sempet nangis, uring-uringan. Bukan saya nakut-nakutin, tapi saya kasih penjelasan yang bisa diterima dengan dia," kata Yudhie saat ditemui di gedung BKSDA, Salemba, Selasa (12/5/2015).

Yudhie mengaku membeli Yakob dari tetangga yang kebetulan sangat butuh duit secara cepat. Waktu itu, Yakob yang masih berumur setahun dibeli Rp1.200.000.

"Saya beli, untuk ngebantu orang yang lagi butuh uang. Karena dia butuh uang untuk ongkos," kata Yudhie yang tinggal di Jalan Industri III Dalam RT 7/14, Nomor 18, Jakarta Utara.

Yudhie mulai berpikir untuk menyerahkan Yakob ke pemerintah setelah ramai berita tentang penyelundupan kakatua jambul kuning di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Kakatua diselundupkan dengan cara keji, masing-masing dimasukkan ke botol air mineral dan sebagian mati. Kasus ini kemudian memunculkan aksi #savejambulkuning.

Yudhyi kemudian memberikan penjelasan kepada keponakan mengenai rencana menyerahkan Yakob ke negara. Setelah proses rehabilitasi, burung tersebut selanjutnya dilepasliarkan ke tempat asal.

"Saya bilang sama dia begini, burung yang kamu pelihara itu cuma ada 10 di Indonesia, kalau kamu pelihara, kamu nggak bisa merawat nanti habis, gak bisa lihat lagi. Jadi ini dititipkan bapak-bapak dan ibu-ibu yang berwenang, nanti dirawat burungnya, dikembangbiakan nanti jika kamu besar kamu bisa memilikinya lagi. Jadi bahasa saya seperti itu kasih penjelasan ke anaknya," katanya.

Lama-lama Syaekar bisa paham penjelasan tersebut.

"Kebetulan anaknya nurut sama saya. Ternyata setelah saya kasih penjelasan, anaknya izinkan dan ikhlas, jadi saya kembalikan dengan cepat. Jadi ini juga tidak ada paksaan," kata dia.

Setelah ini, Yudhie berencana membelikan hewan peliharaan jenis lain kepada keponakan sebagai ganti.

"Cuma kan dia ga selamanya suka sama burung, ke depannya pasti akan lupa. Nantikan paling nyari ke Pramuka untuk cari pengganti burung ini. Mau nyari burung-burung yang murah aja, kenari atau apa gitu," kata Yudhie

Saat menyerahkan kakatua ke petugas, Yudhie yang didampingi kakak iparnya, menitipkan susu bubuk dan jagung yang terakhir.

"Sebagai rasa tanggungjawab, ya saya kembalikan kepada yang berwenang untuk pelestarian. Saya ikhlas, Ini saya bawain susu dan jagung yang terakhir," kata Yudhie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemilik Lutung dan Kucing Hutan sudah Dijadikan Tersangka

Pemilik Lutung dan Kucing Hutan sudah Dijadikan Tersangka

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 16:11 WIB

Tak Hanya Jambul Kuning, Warga Juga Serahkan Monyet Ekor Panjang

Tak Hanya Jambul Kuning, Warga Juga Serahkan Monyet Ekor Panjang

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 15:52 WIB

Penyerahan Kakatua Jambul Kuning

Penyerahan Kakatua Jambul Kuning

Foto | Senin, 11 Mei 2015 | 18:21 WIB

BKSDA: Masih Banyak Satwa Langka yang Dipelihara Warga

BKSDA: Masih Banyak Satwa Langka yang Dipelihara Warga

News | Senin, 11 Mei 2015 | 17:16 WIB

Nama Mantan Pemelihara akan Diabadikan di Kaki Jambul Kuning

Nama Mantan Pemelihara akan Diabadikan di Kaki Jambul Kuning

News | Senin, 11 Mei 2015 | 15:31 WIB

BKSDA Apresiasi Masyarakat Kembalikan Kakatua Jambul Kuning

BKSDA Apresiasi Masyarakat Kembalikan Kakatua Jambul Kuning

News | Senin, 11 Mei 2015 | 15:07 WIB

Terkini

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:08 WIB