Kisah 3.000 Budak Anak Vietnam di Inggris

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 24 Mei 2015 | 11:17 WIB
Kisah 3.000 Budak Anak Vietnam di Inggris
Ilustrasi perdagangan manusia. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang remaja Vietnam ini bercerita tentang hal yang tidak diketahui banyak orang. Dia menjadi budak di Inggris sejak usianya 10 tahun.

Nama remaja itu Hein. Sekarang Hein sudah 17 tahun dan berperawakan garang. Dia cerita awal mula hijrah ke negara asal Pangeran Charles dan Putri Diana itu.

Hien tidak tahu jika sudah berada di Inggris 7 tahun lalu. Dia hanya tahu akan bekerja. Namun belakangan dia sadar akan dijadikan budak, tanpa pekerjaan resmi.

Hien bercerita saat usianya 10 tahun, dia diajak oleh seorang lelaki yang mengaku pamannya. Sebagai anak yatim piatu, Hien tak punya pilihan untuk tak ikut. Dia menghabiskan waktu 5 tahun di London.

Selama 5 tahun itu dia dipaksa untuk menenggak alkohol, sampai dia sakit-sakitan. Dia dikurung dalam rumah itu. Di rumah itu, banyak juga anak-anak Vietnam. Mereka dibawa dengan modus dan keadaan yang sama.

Saat itu dia sadar saat sebuah truk melintas dan mengangkutnya. Di truk itu juga banyak teman sebaya Hien. Di Inggris dia menjadi budak domestik, bekerja di pabrik ganja. Dia dipukuli sampai akhirnya dipenjara karena pekerjaannya itu. Hien dijadikan tumbal.

Hien tidak sendiri di Inggris. Sampai saat ini tak kurang dari 3.000 anak-anak Vietnam dipekerjakan paksa di sana. Mereka dipekerjakan di sektor ilegal. Semisal bar, pelacuran, dan menjadi pekerja rumah tangga.

Padahal untuk ke Inggris, mereka harus bayar 25 ribu uero. Mereka dijanjikan pekerjaan layak. Namun itu hanya impian. Hal itu diungkap Aktivis anti Perdagangan Anak Inggris, Philip Ishola.

"Dengan perhitungan kami ada sekitar 3.000 anak-anak Vietnam di Inggris yang sedang digunakan untuk keuntungan oleh geng-geng kriminal," kata Ishola kepada Guardian, Sabtu (23/5/2015).

Kata dia, Pemerintah Inggris dan Vietnam menyadari ada perbudakan. Namun selama ini kedua negara 'kecolongan'.

"Polisi dan pihak berwenang kini menyadari bahwa anak-anak yang diperdagangkan dipaksa untuk bekerja di peternakan ganja. Tapi ini benar-benar hanya puncak dari gunung es. Seringkali anak yang sama dimanfaatkan tidak hanya di sebuah perkebunan ganja tetapi juga dalam berbagai cara yang berbeda," jelas dia.

Melihat data ribuan budak asal Vietnam, Kepolisian Skotlandia dan Irlandia Utara langsung bergerak menyisir tempat yang kemungkinan memperkerjakan anak-anak Vietnam.

"Sangat penting bagi kita memahami metode baru yang digunakan oleh geng," kata Kepala Unit perdagangan manusia Kepolisan Skotlandia, Steven Cartwright.

Sebuah LSM anti perdagangan anak di Inggris Antislavery Internasional mencatat sebanyak 80 persen anak-anak Vietnam di Inggris diperbudak dan dipekerjakan di sektor perdagnagan ganja. Bahkan 1 miliar euro hasil perdagangan ganja di Inggris digerakkan oleh anak-anak Vietnam. Mereka yang menjual.

Sekarang Hien berusaha bangkit melanjutkan hidupnya. Dia beruntung karena diberikan suaka untuk menjadi warga negara Skotlandia. Namun dia masih trauma.

"Saya masih khawatir dunia kaum perdagangan manusia menemukan saya dan datang ke rumah saya. Tapi aku tahu kali ini saya akan meminta bantuan ke siapa," jelas dia. (Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Pilu TKI Ilegal Dipaksa Kerja di "Spa Plus-plus"

Cerita Pilu TKI Ilegal Dipaksa Kerja di "Spa Plus-plus"

News | Senin, 11 Mei 2015 | 09:46 WIB

Polisi NTT Amankan 45 Calon TKI Ilegal di Kupang

Polisi NTT Amankan 45 Calon TKI Ilegal di Kupang

News | Kamis, 09 April 2015 | 03:17 WIB

Wali Kota Risma Bentuk Satgas Anti Perdagangan Manusia

Wali Kota Risma Bentuk Satgas Anti Perdagangan Manusia

News | Senin, 02 Maret 2015 | 22:23 WIB

Di Cina, Bayi Diperjualbelikan dengan Harga Rp160 Juta

Di Cina, Bayi Diperjualbelikan dengan Harga Rp160 Juta

News | Rabu, 14 Januari 2015 | 19:23 WIB

Polisi Tangkap 3 Tersangka Perdagangan Manusia

Polisi Tangkap 3 Tersangka Perdagangan Manusia

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 14:25 WIB

Sembilan Bocah Diduga Jadi Korban Perdagangan Manusia

Sembilan Bocah Diduga Jadi Korban Perdagangan Manusia

News | Kamis, 26 Juni 2014 | 17:27 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×