Jalur Pantura Tahun Ini Dilaporkan Sudah Lebih Baik

Arsito Hidayatullah

Rabu, 27 Mei 2015 | 01:21 WIB
Jalur Pantura Tahun Ini Dilaporkan Sudah Lebih Baik
Kemacetan arus mudik di jalur pantura wilayah Brebes, Jateng, Juli 2014 lalu. [Antara/Oky Lukmansyah]

Suara.com - Jalur Pantura, khususnya yang menghubungkan Jakarta-Semarang sepanjang sekitar 471 kilometer, dilaporkan dalam kondisi baik. Jalur itu pun diharapkan siap untuk dilalui kendaraan bermotor pada saat arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

"Kondisi jalur Pantura tahun ini sudah jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Berbagai perbaikan telah dilakukan beberapa bulan lalu, sehingga saat ini lancar dilalui," ungkap Suroto, seorang pengemudi truk yang ditemui di Kendal, Selasa (26/5/2015).

Suroto yang mengaku seminggu dua kali selalu melintasi jalur Pantura mengemudikan truk pengangkut kendaraan bermotor, mengatakan bahwa pemerintah pusat dan daerah tampaknya tahun ini cukup serius memperhatikan kondisi jalan di Pantura. Dia pun mengaku berharap tak ada lagi kerusakan jalan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sekitar tiga minggu menjelang Ramadan ini, kata Suroto pula, dari pengalamannya berkendara, perbaikan jalur di Pantura sudah nyaris tak ada. Perbaikan konon sudah selesai sejak beberapa minggu lalu.

"Meskipun demikian, kemacetan masih saja terjadi apabila ada kecelakaan, kendaraan yang mogok, hingga ada pasar di jalur tersebut," katanya.

Pernyataan serupa disampaikan Slamet Riadi, seorang supir truk yang hampir setiap hari bertugas mengantarkan kebutuhan pokok perusahaan tempat dia bekerja. Slamet yang bertugas mengantarkan kebutuhan pokok di rute Jakarta-Demak, mengatakan bahwa kondisi jalur Pantura saat ini sudah bagus, sehingga membantu kelancaran dalam tugasnya di jalan raya.

Menurut Slamet, jalur Pantura sendiri memang masih favorit bagi sejumlah pengendara yang ingin bepergian ke arah barat maupun timur di Pulau Jawa.

"Kalau lewat jalur Selatan, selain lebih jauh, kondisi jalan yang menanjak dan berbelok-belok menjadikan jarak tempuh lebih lama, dan ini berimbas pada biaya solar," katanya.

Wartawan Antara yang menelusuri jalur Pantura, pun melaporkan bahwa kondisi jalan yang menghubungkan dua kota tersebut memang sudah baik, serta tidak ditemukan ada perbaikan jalan yang berarti. Demikian juga untuk Jembatan Comal di Jawa Tengah, yang tahun lalu sempat ambrol sehingga membuat kemacetan panjang, tahun ini sudah selesai diperbaiki.

Namun, sekali pun kondisi jalan Pantura sudah baik dan kendaraan bisa melintas dengan lancar, terdapatnya sejumlah pasar di pinggir jalan raya tersebut masih bisa membuat kemacetan panjang. Titik-titik pasar yang berpotensi menyebabkan kemacetan itu antara lain berada di Ciasem, Bulak, dan Arjawinangun, Jawa Barat. Ketiga pasar yang lokasinya berada sebelum Cirebon itu selama ini memang menjadi penyebab kemacetan.

Sementara, perbaikan jalan yang masih ditemukan terutama adalah di jalan tol Panci-Pejagan, sekitar 32 kilometer. Kondisi jalan tol tersebut saat ini masih dalam taraf perbaikan, sehingga pengemudi diminta waspada saat mengemudikan kendaraan, mengingat banyak terdapat lubang yang sangat berbahaya.

Lantas, keluar dari pintu gerbang tol Pejagan, terdapat pertigaan yang jika belok ke kanan ke arah Purwokerto, dan belok ke kiri ke arah Brebes, Tegal dan Semarang. Di pertigaan tersebut, khususnya arah Semarang, jalan bergelombang cukup parah, sehingga kendaraan pun harus jalan perlahan-lahan. Ini berpotensi terjadinya kemacetan, apalagi karena dalam jarak 1,5 kilometer ada perlintasan rel kereta api. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Catat Penurunan Rata-rata Kecelakaan Mudik di 2014

Polri Catat Penurunan Rata-rata Kecelakaan Mudik di 2014

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 15:00 WIB

PT KAI Akui Masih Ada Jadwal Kereta yang Terlambat

PT KAI Akui Masih Ada Jadwal Kereta yang Terlambat

News | Minggu, 03 Agustus 2014 | 14:05 WIB

Terkini

Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura

Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:34 WIB

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:19 WIB

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×