Menteri Agraria: Beras Sintetis Bukti Kita Belum Berdaulat Pangan

Arsito Hidayatullah

Rabu, 27 Mei 2015 | 05:16 WIB
Menteri Agraria: Beras Sintetis Bukti Kita Belum Berdaulat Pangan
Aktivitas pedagang beras di pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Ferry Mursyidan Baldan menilai, isu beras sintetis atau mengandung bahan plastik yang mengguncang Indonesia, merupakan bukti bahwa negara belum berdaulat pangan, sehingga tidak mampu mencukupi diri sendiri.

"Beras plastik mengguncang negara kita, karena kita tidak punya kemampuan memproduksi. Kalau kita sudah bisa mencukupi diri sendiri, tidak perlu khawatir lagi dengan isu-isu itu," kata Ferry, dalam kuliah umum di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/5/2015).

Menurut Ferry, kalau dikomparasikan isu beras sintetis merupakan kepalsuan, sejauh ini masyarakat tidak mengetahui apakah pasar menghasilkan beras yang diproduksi dari dalam negeri atau yang lain.

"Ketangguhan bernegara (adalah) ketika negara itu berdaulat pangan," kata Ferry lagi.

Ferry mengatakan, kedaulatan pangan yang dimaksudkan bukan diartikan mampu membeli apa pun yang dibutuhkan, atau mengimpor semua yang diperlukan. Melainkan merupakan kemampuan memproduksi sendiri kebutuhan pangan masyarakatnya.

Ketergantungan Indonesia terhadap impor, lanjut Ferry, akan sangat membahayakan, terutama apabila negara terlibat ketegangan hubungan dengan negara lain. Artinya, ketika dilakukan embargo, maka negara bisa jadi akan mengalami guncangan.

"Kalau sempat terjadi ketegangan hubungan antarnegara dan diembargo, kalau yang diembargo pangan, maka celakalah kita," ujarnya.

Ferry pun mengatakan bahwa persoalan kedaulatan pangan itu sangat berkaitan dengan agraria, di mana ketersediaan lahan pertanian yang semakin berkurang menjadi persoalan utama dalam mewujudkan swasembada pangan. Namun menurutnya, persoalan agraria sendiri tidak akan selesai, selama data mengenai luas lahan pertanian yang berproduksi dan masih tersedia, serta kecukupan lahan untuk memenuhi kebutuhan pangan, belum dimiliki secara detail oleh pemerintah.

"Bisakah IPB menjadi narasumber kami untuk menyampaikan berapa luas lahan pertanian yang berproduksi saat ini? Data ini penting, kalau bicara kedaulatan pangan. Ini salah kita, karena kita tidak memiliki data apakah lahan yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan pangan," ucapnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Jamin Beras Plastik Tak Beredar di Jakarta

Ahok Jamin Beras Plastik Tak Beredar di Jakarta

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 13:20 WIB

Terkini

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:54 WIB

PLN Electric Run 2026, PLN Siap Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional & Ramah Lingkungan

PLN Electric Run 2026, PLN Siap Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional & Ramah Lingkungan

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 11:43 WIB

5 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut Lokal Murah di Bawah Rp100 Ribu

5 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut Lokal Murah di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:43 WIB

Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang

Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 11:42 WIB

Persija Klarifikasi Laporan APPI Soal Pembayaran Pemain yang Sempat Tertunggak

Persija Klarifikasi Laporan APPI Soal Pembayaran Pemain yang Sempat Tertunggak

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 11:37 WIB

Batik Tulis Jadi Statement Fashion Pria Modern Lewat Koleksi Terbaru Mahavira

Batik Tulis Jadi Statement Fashion Pria Modern Lewat Koleksi Terbaru Mahavira

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:25 WIB

×