Djan Ingin Titip Kader ke Prabowo, Kubu Romi: Jadi Ormas Saja

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 03 Juni 2015 | 16:11 WIB
Djan Ingin Titip Kader ke Prabowo, Kubu Romi: Jadi Ormas Saja
Ketua Umum PPP Versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz. (suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Rencana Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta, Djan Faridz, menitipkan kader di Partai Gerindra agar bisa ikut pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember 2015 disindir Koordinator Bidang Hukum DPP PPP kubu Romahurmuziy, Arsul Sani.

"Parpol didirikan untuk bisa ikut proses demokrasi secara langsung yaitu pilkada, kita bisa usung sendiri atau koalisi. Kalau titip, jangan jadi partai. Jadi ormas saja," kata Arsul yang juga menjadi juru bicara Fraksi PPP DPR, Rabu (3/6/2015).

Menurut Arsul konsep menitipkan kader di partai lain memang gampang diucapkan, namun tidak gampang dilaksanakan. Sebab, kata dia, nanti akan terbentur dengan kepentingan internal partai yang dititipi.

"Karena tiap parpol punya kader dan pendukung. Kalau kadernya sendiri banyak, di internal ada proses seleksi internal kader. Bagaimana kemudian partai itu bisa akomodir kader dari luar. Kalau dipaksakan dari atas, apa struktur itu mau bekerja usung calon partai lain," kata anggota Komisi III DPR.

Partai Gerindra siap menampung kader PPP kubu Djan Faridz yang ingin mengikuti pilkada.

"Sebenarnya kan kalau praktik itu titip menitip biasa. Kenapa? Karena belum tentu kader Gerindra itu terbaik semua di daerah masing-masing, saling titip itu biasa. Misalnya, di daerah tertentu kader PPP itu lebih baik dari kader Gerindra, kita serahkan saja kursi itu ke PPP, begitu juga sebaliknya," kata Ketua DPP Gerindra Desmon J. Mahesa di DPR.

Namun, kata Desmon, ada persyaratan dan ketentuan bagi kader PPP agar bisa bergabung dengan Gerindra untuk mengikuti pilkada akhir tahun. Syaratnya, antara lain, kader tersebut harus melewati survei terlebih dahulu untuk menilai apakah kader PPP baik atau lebih baik dari kader Gerindra. Kalau lebih baik, katanya, akan dipertimbangkan.

Menurut Desmon cara tersebut tidak akan membentuk konflik baru.

"Kita punya kesepahaman yang sama PPP, Parta Golkar juga, jadi kalau saling menitip ya biasa saja. Di tempat lain, PKS bisa menitip ke Gerindra. Di tempat yan‎g lain bisa juga Gerindra yang menitip ke PKS," katanya.

Setelah Rapimnas I PPP di gedung DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2015), Djan Faridz akan menitipkan kader ke partai lain bila partai yang dipimpinnya tidak dapat mengikuti pilkada.

"Kalau persoalan sengketa kepengurusan PPP ini tidak selesai hingga batas waktu yang ditentukan (KPU) yakni Juli ketika proses pendaftaran dilakukan dan kami dinyatakan tak boleh ikut pilkada, kami akan menitipkan kader kami yang jadi calon pada partai lain," kata Djan.

Djan menambahkan dia sudah berkomunikasi dengan Prabowo untuk merealisasikan rencananya.

"Saya sudah komunikasi dengan Partai Gerindra untuk pilkada serentak dan saya akan mengajukan kader-kader terbaik PPP ke Gerindra untuk berkoalisi, baik PPP ikut atau tidak," kata Djan.

Djan menegaskan bahwa koalisi ini tanpa syarat.

"Karena harus seperti itu, sebagai sahabat," ujar Djan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djan Faridz: Apa Dasar Romahurmuziy Ngaku Ketua Umum PPP?

Djan Faridz: Apa Dasar Romahurmuziy Ngaku Ketua Umum PPP?

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 19:42 WIB

Terkini

Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?

Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi

Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama

Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49 WIB

Sering Kita Lakukan, 7 Hal Sederhana Ini Ternyata Ciri Khas Orang Indonesia Asli

Sering Kita Lakukan, 7 Hal Sederhana Ini Ternyata Ciri Khas Orang Indonesia Asli

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Bukan Harga Murah, Ini Strategi Sharp Indonesia Menjaga Dominasi Pasar AC

Bukan Harga Murah, Ini Strategi Sharp Indonesia Menjaga Dominasi Pasar AC

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Hari Ini, Pramudi Jaklingko M44 Gelar Aksi Demo di Menteng

Hari Ini, Pramudi Jaklingko M44 Gelar Aksi Demo di Menteng

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Niat Menggasak Malah Terlelap: Maling Apes di Pringsewu yang Ketiduran di Kasur Korban

Niat Menggasak Malah Terlelap: Maling Apes di Pringsewu yang Ketiduran di Kasur Korban

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz

Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina

Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Rahasia Teknologi i-DM JETOUR T1 dan T2 yang Mampu Melaju Lebih dari 1200 Kilometer

Rahasia Teknologi i-DM JETOUR T1 dan T2 yang Mampu Melaju Lebih dari 1200 Kilometer

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:35 WIB

×